Ribuan Lulus UTBK‑SNBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Gambar atau konten salah?
Surabaya, hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK‑SNBT) 2026 telah diumumkan hari ini. Ribuan siswa dinyatakan lolos masuk sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di kota ini.
Universitas Airlangga menerima 2.771 calon mahasiswa baru (camaba), di antaranya 470 penerima KIP Kuliah. Dari total 69.620 siswa yang mendaftar, persentase keketatan A/B dan rasio SNBT 2026 adalah 4,00 % dan 1:25, kata Rektor Unair, Prof. M. Madyan, saat konferensi pers di Unair C, Senin (25 Mei 2026).
“Presentase keketatan A/B dan rasio SNBT 2026 adalah 4,00 persen dan 1:25,” ujar Prof. M. Madyan.
Rektor juga menyoroti program sarjana dengan keketatan tertinggi tahun ini: prodi kedokteran. Peminat prodi kedokteran mencapai 2.893 peserta, sementara yang diterima hanya 90. Keketatan prodi kedokteran mencapai 3,11 %. Ia menambahkan, “Keketatan prodi kedokteran mencapai 1,15 persen,” meski angka ini berbeda dengan perhitungan sebelumnya.
Untuk program vokasi, D3 keperawatan menjadi yang paling ketat. Peminat mencapai 5.216, namun hanya 60 yang diterima. Keketatan prodi vokasi ini juga tercatat pada 1,15 %.
Universitas Negeri Surabaya menerima 8.292 camaba melalui jalur UTBK SNBT 2026, berasal dari total 67.952 pendaftar. Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni, Martadi, mengatakan, “dari total peserta yang dinyatakan lolos, sebanyak 5.185 calon mahasiswa diterima melalui jalur reguler. Sedangkan 3.107 lainnya merupakan penerima program KIP‑K.” Data tersebut menunjukkan sekitar 37 % mahasiswa yang lolos SNBT Unesa tahun ini berasal dari kelompok penerima bantuan pendidikan.
Secara keseluruhan, tingkat kelulusan SNBT Unesa berada di kisaran 12,2 %. Angka ini memperlihatkan tingginya persaingan masuk Unesa, terutama pada sejumlah program studi kesehatan dan vokasi terapan.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menerima 2.468 camaba pada jalur SNBT 2026. Sebanyak 32.254 peserta tercatat mendaftar. Dari jumlah tersebut, 41.092 peminat memilih prodi di ITS. ITS tahun ini menyediakan kuota sebanyak 2.468 kursi untuk calon maba di jalur tersebut. Dari total pendaftar, tingkat keketatan rata-rata di ITS sebesar 7,42 %, kata Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi Direktorat Pendidikan Sarjana dan Pascasarjana ITS, Nani Kurniati.
Ia mengatakan, ITS menjadi pilihan pertama oleh 46,5 % peminat dan sebagai pilihan kedua oleh 33 % peminat. Prodi D4 Teknik Sipil, S1 Teknik Elektro, dan S1 Teknik Informatika menjadi prodi dengan jumlah peminat tertinggi pada SNBT 2026. Bagi calon maba yang telah dinyatakan lolos, Nani mengimbau untuk segera memperhatikan tahapan daftar ulang sesuai jadwal. Berdasarkan jadwal SNBT ITS 2026, pengisian data daftar ulang dilaksanakan pada tanggal 2‑10 Juni 2026, dilanjutkan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada 3‑15 Juni 2026. Kegiatan awal mahasiswa baru dijadwalkan dimulai pada 6 Juli 2026 dan perkuliahan perdana akan dimulai pada 31 Agustus 2026.
Hasil ini menegaskan bahwa persaingan masuk perguruan tinggi negeri di Surabaya tetap ketat, khususnya di bidang kesehatan dan teknik. Penerimaan mahasiswa baru melalui UTBK SNBT 2026 menunjukkan distribusi yang seimbang antara program sarjana dan vokasi, namun tetap menuntut kesiapan akademik dan administratif dari calon mahasiswa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
