Ringgit Malaysia Menguat, Disokong Estimasi PDB Kuartal I‑2026

Wahyu T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Ringgit Malaysia Menguat, Disokong Estimasi PDB Kuartal I‑2026

Gambar atau konten salah?

17 April 2026 – Ringgit Malaysia menguat pada hari Jumat, didukung oleh sentimen domestik yang kuat dan harapan akan rilis estimasi awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2026 yang diperkirakan akan memperkuat mata uang tersebut.

Pukul 08.00 waktu setempat, nilai tukar ringgit terhadap dolar AS naik menjadi 3,9505/9565, dibandingkan 3,9520/9560 pada penutupan Kamis. Dr Mohd Afzanizam Abdul Rashid, kepala ekonom Bank Muamalat Malaysia Bhd, menyatakan bahwa ringgit diperkirakan akan tetap berada di kisaran RM 3,95 hari ini.

Ia menambahkan, “Semua perhatian tertuju pada estimasi awal PDB kuartal I-2026, dengan proyeksi median sebesar 5,5% (kuartal IV 2025: 6,3%). Data ini berpotensi mendukung penguatan ringgit,” dikutip dari Bernama, Jumat (17 April 2026). Menurutnya, data tersebut dapat menjadi dorongan bagi nilai tukar ringgit.

Di tingkat global, optimisme terhadap putaran kedua perundingan AS‑Iran dan kemungkinan tercapainya gencatan senjata permanen turut meningkatkan sentimen risiko. Hal ini secara tidak langsung mendukung mata uang negara berkembang, termasuk ringgit.

Berbeda dengan ringgit, rupiah Indonesia melemah 0,27% atau turun 47 poin menjadi Rp 17.185, mencatat level terendah sepanjang masa. Pergerakan ini menunjukkan perbedaan sentimen antara dua mata uang utama di kawasan.

Ringgit juga menguat terhadap mata uang utama dunia. Nilai tukar terhadap pound sterling menjadi 5,3431/3512, euro 4,6537/6608, dan yen Jepang 2,4812/4851, semua naik dibandingkan nilai sebelumnya.

Di kawasan ASEAN, ringgit menunjukkan tren serupa. Dolar Singapura naik ke 3,1026/1078, baht Thailand ke 12,3222/3502, dan peso Filipina sedikit naik ke 6,58/6,60. Nilai tukar terhadap rupiah tetap stabil di kisaran 230,5/230,9.

Ringgit Malaysia menunjukkan kekuatan yang konsisten di pasar valuta asing, sementara rupiah Indonesia mengalami tekanan. Pergerakan ini mencerminkan dinamika ekonomi domestik dan global yang memengaruhi mata uang di kawasan.

Ringgit MalaysiaPDB kuartal I-2026nilai tukarsentimen domestikperundingan AS‑Iranrupiah Indonesiapasar valuta asing

Komentar

Memuat komentar...