Rodri Cedera, City Menyesuaikan Taktik dan Tetap Kompetitif

Lina F. · 2 min baca · 25 hari lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Rodri Cedera, City Menyesuaikan Taktik dan Tetap Kompetitif

Gambar atau konten salah?

Manchester City telah lama menaruh keyakinan pada gelandang bertahan, Rodri, sejak kedatangannya di Stadion Etihad pada musim panas 2019. Sejak itu, ia menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pelatih Pep Guardiola, membantu tim menegaskan dominasi di liga.

Selama empat musim beruntun memenangi Premier League (2021 hingga 2024), Rodri hanya absen tujuh kali dalam skuad pertandingan. Tiga dari ketidakhadirannya disebabkan skorsing, sementara dua lainnya karena cedera ringan. Peran fisiknya di lini tengah menjadi penopang kestabilan City.

Namun, cedera ACL yang dialami Rodri pada awal musim lalu menandai titik balik. City langsung kehilangan kekuatan defensifnya. Kombinasi cedera pemain lain memperparah situasi, sehingga klub hanya dapat mencatat satu kemenangan dalam 13 pertandingan menengah musim 2024.

Hasilnya, musim 2024‑2025 berakhir tanpa gelar mayor, dan City menempati posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris. Klub menghabiskan banyak uang di pasar transfer musim dingin 2025 untuk memperbaiki performa di lapangan.

Musim 2025‑2026 menandai kembalinya Rodri ke kebugaran normal. Meskipun ia kembali bermain secara rutin, beberapa pertandingan masih harus dilewati karena cedera. City tampak belajar dari pengalaman sebelumnya, terutama di kompetisi domestik.

Berbeda dengan musim lalu, City masih bersaing memperebutkan gelar meski konsistensi menjadi tantangan. Bahkan ketika Rodri absen, tim tetap mampu meraih kemenangan.

BBC mencatat hasil 34 pertandingan Liga Inggris yang sudah dipertandingkan musim ini. Dalam 20 laga yang Rodri hadir, City memenangkan 10, mengikat 7, dan kalah 3. Sedangkan dalam 14 laga tanpa Rodri, City meraih 11 kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.

Performa gol pun menunjukkan perbedaan. Saat Rodri bermain, City mencetak 31 gol dan kebobolan 18. Namun, ketika ia absen, tim mencetak 38 gol dan hanya kebobolan 14.

Persentase kemenangan menjadi indikator penting. City mencapai 78,6 % kemenangan ketika Rodri tidak bermain, dibandingkan 50 % ketika ia hadir.

Angka-angka tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan semua faktor yang memengaruhi hasil. Rodri belum sepenuhnya pulih seperti sebelum cedera ACL, sehingga peran dan kontribusinya masih dalam proses pemulihan.

Namun, catatan ini menunjukkan bahwa ketidakhadiran Rodri tidak lagi menjadi alasan utama ketika City tampil kurang konsisten. Tim telah menemukan cara untuk menyesuaikan strategi.

"Kami mampu bertahan tanpanya selama berbulan-bulan," ujar Guardiola pekan ini, saat ditanya apakah Rodri bisa bermain melawan Brentford pada Sabtu (09 Mei 2026) pukul 23.30 WIB.

Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa Manchester City mampu menyesuaikan diri meski kehilangan salah satu pemain kunci. Keberhasilan mereka kini bergantung pada adaptasi taktik dan pemulihan pemain inti.

RodriManchester CityCedera ACLPremier LeaguePep GuardiolaTransfer pasar dinginKemenangan

Komentar

Memuat komentar...