Rossa Tanggapi Fitnah: Kirim Somasi, Lindungi Reputasi
Gambar atau konten salah?
Pada 14 April 2026, Rossa, penyanyi asal Jawa Barat yang telah menorehkan karier lebih dari tiga dekade, kini menghadapi fitnah di media sosial yang menuduhnya gagal menjalani operasi plastik. Rumor ini menimbulkan dampak psikologis bagi sang diva. Rossa telah dikenal luas karena suara merdu dan komitmen profesionalnya.
Menurut M. Ikhsan Tualeka, penasihat hukum tim manajemen, "Beliau terganggu secara psikis karena namanya manusia," ia katakan. Ia menegaskan bahwa Rossa merasa terganggu secara psikis karena nama dan reputasinya terkena serangan.
Ia menambahkan, "Kita semualah, apalagi beliau yang telah membangun karier lebih dari 30 tahun kemudian orang menyampaikan berita bohong atau fitnah," Tualeka menyatakan. Ia menekankan bahwa Rossa tidak nyaman dengan serangan yang begitu massif di media sosial.
Rossa sering kali menemukan narasi negatif di media sosialnya ketika memulai hari. Ia mengatakan, "Anda bisa bayangkan, bagaimana seorang bangun pagi kemudian media sosialnya atau media sosial yang muncul di handphone-nya itu kemudian berseliweran sesuatu yang tidak berdasar pada fakta," ia ungkap.
Manajemen menyesalkan tindakan tidak bertanggung jawab netizen yang merusak reputasi yang telah dibangun melalui kerja keras. Natalia Rusli, kuasa hukum, menuturkan, "Ini adalah pengajaran, bahwa tidak mudah seseorang itu mengangkat dirinya sampai di level seorang diva. Dan tiba-tiba seenaknya kita pakai jempol kita mencet-mencet".
Walaupun dirugikan secara mental, Rossa tetap bijak mengambil langkah hukum. Ia memutuskan untuk mengirim somasi sebagai upaya memberi efek jera dan melindungi kesehatan mentalnya. Somasi ini diharapkan dapat menghentikan penyebaran fitnah.
Ikhsan Tualeka menyatakan, "Kerugian psikis sudah terjadi secara psikologis, materil dan immateril akan kita hitung kemudian. Yang pasti yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari mitigasi agar ini tidak terus berkembang," ia katakan.
Rossa berharap langkah berani ini dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk berani bersuara ketika menghadapi perundungan atau fitnah. "Rossa berharap, langkah berani yang diambilnya ini dapat menjadi inspirasi bagi yang lain untuk berani bersuara ketika mengalami perundungan atau fitnah."
Sebagai selebritas, Rossa menganggap penting untuk speak up dan mengambil tindakan hukum. Ia menegaskan, "Sebagai selebritas, Rossa menganggap bahwa dengan speak up atau dengan melakukan langkah-langkah seperti yang kita lakukan hari ini. Tentu saja akan menjadi satu bentuk pembelajaran kepada masyarakat," kata Tualeka.
Langkah ini menegaskan bahwa reputasi tidak dapat diabaikan begitu saja, dan bahwa tindakan hukum dapat menjadi alat perlindungan bagi para publik figur. Rossa bertekad menjaga integritas dan kesehatan mentalnya sambil tetap melanjutkan kariernya.
Kasus ini menyoroti dampak negatif fitnah di era digital dan pentingnya respon cepat serta dukungan hukum bagi korban. Rossa berusaha mengubah pengalaman negatif menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wudhu Bukan Sekadar Basuh, Ini Keutamaannya
Utang Amanah: Jangan Tunda Bayar, Ini 5 Doa Pelunas dari Rasul
Ruben Onsu Rindu Jalan-Jalan Bareng Anak, Aturan Hak Asuh Masih Sulit Terwujud
Ruben Onsu: Tantangan Waktu Bersama Anak Setelah Perceraian
Porter Bandara Hang Nadim Viral Setelah Minta Uang Pas Check‑In
Banjir di Jalan Bunga Mawar Medan, Wali Kota Kunjungi
Berita Terbaru
Petani Viral: Cabai Diberi Paracetamol, Kementan Peringatkan
Vallensia Fahira Hotmauli Siap Rebut Emas Perdana MMA di Asian Games
Wudhu Bukan Sekadar Basuh, Ini Keutamaannya
20 Juni 2026 Bertepatan dengan 5 Muharram 1448 H
Juru Parkir Brebes Gagalkan Curi Rp3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Gempa Palu, Waspada Bojonegoro? BMKG Bantah
Kelelahan Tak Kunjung Reda? Waspada Diabetes
Tiga Kebiasaan Makan Ini Bikin Stres Makin Parah
