Ruben Amorim: 14 Bulan, 14 Kemenangan di Premier League

Ningsih R. · 2 min baca · 1 jam lalu · 25 dibaca
Bisik.id
Ruben Amorim: 14 Bulan, 14 Kemenangan di Premier League

Gambar atau konten salah?

Ruben Amorim, pelatih muda asal Portugal, hanya mengabdi di Manchester United selama 14 bulan setelah ia ditunjuk pada 01 November 2024. Meskipun masa kerjanya singkat, ia tetap menjadi bagian penting dari sejarah klub.

Di bawah kepemimpinan Amorim, Setan Merah mencatat 14 kemenangan dari 44 pertandingan di Premier League. Angka ini menandai performa yang jauh di bawah ekspektasi penggemar.

Musim 2024/2025 berakhir dengan posisi ke-15 di klasemen Liga Inggris, yang menjadi posisi terburuk klub dalam 50 tahun terakhir. Selain itu, United juga kalah di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur.

Strategi permainan yang kaku menjadi penyebab utama hasil mengecewakan. Banyak pemain kunci, termasuk kapten Bruno Fernandes, gagal menunjukkan performa terbaiknya.

Amorim juga berani menyingkirkan pemain-pemain bintang seperti Marcus Rashford, Antony, Jadon Sancho, dan Alejandro Garnacho. Keputusan ini menandai perubahan drastis dalam komposisi tim.

Setelah penyerahan tugas, Michael Carrick mengambil alih pelatih. Ia berusaha mengubah nasib tim dengan strategi yang berbeda.

CEO Manchester United, Omar Berrada, tetap bersikukuh bahwa era Amorim tidak sepenuhnya buruk. Ia menilai bahwa pelatih tersebut pantas mendapatkan pujian.

“Saya sebenarnya berpikir bahwa Ruben pantas mendapatkan banyak pujian untuk banyak hal,” ucap pria berdarah Maroko itu. “Dia telah melewati musim yang sangat sulit tahun lalu. Dia berada dalam situasi yang sulit, tapi dia membantu meningkatkan standar di ruang ganti. Jadi, saya pikir dia pantas mendapatkan banyak pujian untuk itu, dan saya yakin dia akan menjadi pelatih yang sukses, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya,” ungkap Omar Berrada.

Kesimpulannya, meskipun hasilnya tidak memuaskan, beberapa aspek kepemimpinan Amorim masih dianggap positif oleh pihak klub. Ini menyoroti kompleksitas mengelola tim besar di era kompetisi tinggi.

Ruben AmorimManchester UnitedLiga InggrisTottenham HotspurMichael CarrickPremier League

Komentar

Memuat komentar...