Rusa Sriwedari Curi Makanan, Rencanakan Penangkaran

Endah K. · 2 min baca · 5 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Rusa Sriwedari Curi Makanan, Rencanakan Penangkaran

Gambar atau konten salah?

Taman Sriwedari di Kota Solo menjadi sorotan publik ketika video viral menunjukkan sekumpulan rusa koleksi yang mencuri makanan dari tempat sampah. Video tersebut diunggah oleh akun Threads bobbypratm dan segera menyebar luas di media sosial.

Di postingan tersebut, bobbypratm menampilkan enam foto: tiga foto makanan dan tiga foto rusa. Ia menulis:

"tadi makan mie di miesaerah57, lokasinya ada di Sriwedari, Surakarta. Pas udah slese makan, agak kaget & miris sih ada rusa yang mengorek2 tempat sampah buat cari makan. Si rusa ternyata makan sampah. Sebagai orang yang jarang ke Surakarta, jujurly aku agak shock sih wkwkwkwkwkwk apakah se tidak terurus itu rusa disana?",

Reaksi publik segera mengarah ke pihak pemerintah. Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani turun langsung ke taman pada Sabtu, 6 Juni 2026 untuk memeriksa kondisi rusa dan menilai pengelolaan kawasan wisata tersebut.

Selama kunjungan, Astrid memerhatikan rusa yang sedang mencari makanan di antara tempat sampah. Ia kemudian mengadakan rapat koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait. Tujuan rapat adalah merancang langkah penataan kawasan ke depan, mengingat pengelolaan Taman Sriwedari harus ditingkatkan dari segi kebersihan, kenyamanan pengunjung, dan kesejahteraan satwa.

Dalam pernyataannya, Astrid menegaskan:

"Banyak masukan dari masyarakat terkait kondisi yang ada saat ini, termasuk perlunya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan lingkungannya bersih. Ini menjadi perhatian kami bersama," kata Astrid.

Ia menambahkan bahwa saat ini ada 31 ekor rusa di taman yang memerlukan perhatian rutin. Penataan lahan diperlukan agar rusa koleksi merasa nyaman dan aman.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo Maretha Dinar Cahyono menambahkan informasi tentang perawatan rutin rusa. Ia menjelaskan bahwa rusa di Taman Sriwedari telah mendapatkan perawatan dari penjaga dan pemantauan kesehatan secara rutin oleh dokter hewan. Maretha menyatakan:

"Kami selalu menyiapkan dokter hewan untuk memantau kesehatan rusa secara berkala. Selain itu, kami juga melakukan pelaporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam setiap tiga bulan sekali sebagai bagian dari pengelolaan penangkaran yang telah memperoleh izin sejak November 2025," ujar Maretha.

Rencana penangkaran rusa di kawasan tersebut bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan daya tarik wisatawan. Konsepnya adalah menyediakan ruang hidup yang lebih tertata dan aman bagi satwa, namun tetap memungkinkan masyarakat berinteraksi dan memberi pakan sesuai ketentuan. Maretha menjelaskan:

"Kami tangkarkan dan memberikan ruang hidup lebih bebas bagi mereka, namun mobilitasnya tidak sampai ke mana-mana. Jadi ada satu ruang khusus dalam kawasan penangkaran di mana masyarakat masih bisa memberikan makan, tetapi di sisi lain hewan ini tidak bisa keluar dari wilayah penangkaran sehingga risiko seperti mendekati tempat sampah dapat diminimalkan," pungkasnya.

Keputusan ini menandai langkah konkret pemerintah Kota Solo untuk memperbaiki pengelolaan Taman Sriwedari. Fokusnya tidak hanya pada kebersihan dan kenyamanan pengunjung, tetapi juga pada kesejahteraan rusa koleksi yang kini menjadi daya tarik utama taman. Dengan penataan yang lebih baik dan penangkaran yang terkelola, diharapkan masalah rusa mencari makanan di tempat sampah tidak akan terulang lagi, sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke Solo.

Taman Sriwedarirusa koleksiSolopengelolaan tamanpenangkaran rusamedia sosial viralpemerintah kota

Komentar

Memuat komentar...