Salah, Dari Pilihan Sekunder Jadi Kunci Liverpool Besar
Gambar atau konten salah?
Mohamed Salah sering disebut sebagai perekrutan paling penting Juergen Klopp di Liverpool. Namun, kabar lama menyebutkan bahwa nama Salah bukan pilihan utama Klopp.
Selama musim panas 2017, Liverpool mengeksekusi transfer ke AS Roma. 36,5 juta Paun dibayarkan, tanpa bonus tambahan. Harga itu tampak sangat murah bila dihitung dari kontribusi yang diberikan.
Selama sembilan tahun, Salah mencetak 255 gol dan 122 asis dalam 435 penampilan di semua kompetisi. Angka-angka ini menegaskan betapa berharga ia bagi klub.
Penyerang internasional Mesir akan mengakhiri perjalanannya di Liverpool pada akhir musim ini. Ini menandai berakhirnya era yang membawa klub mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 30 tahun dan meraih kembali Liga Champions setelah 14 tahun.
Keputusan Liverpool membeli Salah sering dianggap sebagai salah satu perekrutan terbaik dalam sejarah klub. Namun, beberapa laporan menyatakan bahwa Klopp sebenarnya tidak memilih Salah secara langsung.
Menurut sumber, Klopp lebih tertarik pada Julian Brandt, sementara nama Salah diajukan oleh Direktur Keolahragaan Michael Edwards. Edwards dan tim perekrutan Liverpool berusaha meyakinkan Klopp untuk merekrut Salah.
Klopp mengungkapkan, “Selalu ada cerita seperti itu, bahwa saya menginginkan Julian Brandt atau kurang lebih begitu.”
Ia menambahkan, “Begini situasinya, saat Anda mencari seorang pemain sayap, Anda bicara dengan tujuh atau delapan orang, dan ya, kami memang berbicara dengan Julian Brandt.”
Selanjutnya, Klopp menjelaskan, “Tapi kami saat itu bicara dengan Mo Salah juga, bukannya Brandt tidak mau lalu kami mengambil Salah ya. Apapun yang dipikirkan orang-orang, saya sih tak peduli.”
Ia menegaskan, “Tapi pada saat itu kami 100 persen yakin dia (Salah) adalah pemain yang tepat, mungkin lebih yakin daripada dia sendiri pada saat itu karena dia...setidaknya bukan saat berbicara dengan kami ya. Mungkin di dalam dirinya dia yakin.”
Proses perekrutan ini menunjukkan bahwa keputusan akhir sering kali melibatkan banyak pihak. Meskipun Klopp tidak memulai pencarian, ia tetap menerima hasil akhir yang membawa klub ke puncak.
Kesimpulannya, transfer Salah tetap menjadi tonggak penting bagi Liverpool, meski awalnya tidak menjadi pilihan utama Klopp. Keberhasilan klub dalam menutup era gelar dan meraih kembali kejayaan menegaskan nilai keputusan tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Gilberto Mora, Pemain Termuda Piala Dunia 2026, 17 Tahun
