Sapi 1,2 Ton Donasi Prabowo Bantu Warga Banjir Citeureup

Maya K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 103 dibaca
Bisik.id
Sapi 1,2 Ton Donasi Prabowo Bantu Warga Banjir Citeureup

Gambar atau konten salah?

Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, menjadi sorotan ketika masyarakatnya menerima sapi pemberian Presiden Prabowo Subianto. Sapi tersebut, berjenis simental dan memiliki berat 1,2 ton, disembelih di Masjid Miftahul Jannah, Kampung Lamajang Peuntas, pada 27 Mei 2026. Daging hasil pemotongan didistribusikan ke area yang terdampak banjir, memberikan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Setiadi, pengurus DKM Miftahul Jannah berusia 40 tahun, menjelaskan asal-usul sapi tersebut. Ia mengatakan bahwa sapi dikirim dari peternakan di Cilengkrang pada 26 Mei 2026. Proses pengambilan sapi memerlukan perjuangan, karena harus menembus genangan banjir setinggi 40 sentimeter. "Iya, dari Cilengkrang, proses pengiriman langsung dari tempat lokasi penyembelihan," ujar Setiadi saat ditemui di lokasi.

Setiadi menambahkan bahwa akses tidak terkendala meski air mencapai 40 cm. Sapi kemudian digiring masuk permukiman warga dengan bantuan beberapa orang. "Iya. Semalam sempat air ketinggian kurang lebih 40 cm, tapi alhamdulillah akses tidak terkendala sehingga proses pengiriman berjalan lancar. Jadi sapi lewat banjir. Sapi langsung turun dari mobil, soalnya takut mogok mobilnya," jelasnya.

Pengiriman dilakukan pada malam hari. Warga menunggu dengan antusias. "Iya, bahkan dari kemarin siang karena informasi dari pertanian datangnya siang, mereka menunggu hingga akhirnya sampai datang ke tempat lokasi jam 22.30 WIB," tambah Setiadi.

Sapi tersebut diperuntukan khusus untuk warga Kampung Lamajang Peuntas. Jika ada sisa, akan dibagikan ke daerah lain. Target penyebaran daging adalah 1.000 kantong untuk tiga wilayah RW. Wilayah ini jarang menyembelih sapi pada Idul Adha, sehingga pemilihan lokasi ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.

Setiadi mengaku rutin melakukan pemotongan hewan sejak 2021, sehingga masyarakat mempercayainya. Ia juga sering diminta memotong hewan kurban. "Kalau untuk keseharian mungkin ada yang nyuruh untuk menyembelih akikah, dan untuk kurban ada juga sering disuruh, untuk memotong hewan kurban," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa penyembelihan saat ini mengalami perbedaan. Sapi berukuran 1,2 ton membuat petugas kesulitan. "Tentu saja sapi yang barusan dipotong memiliki bobot tubuh dan kualitas kulit yang sangat tebal. Sehingga karena membutuhkan tenaga ekstra untuk proses pemotongan tersebut. Beda dengan sapi-sapi yang biasa-biasa ukuran kecil sangat mudah. Nah ini sangat membutuhkan tenaga yang sangat besar," pungkasnya.

Dengan proses yang penuh tantangan, daging sapi ini akhirnya dapat didistribusikan kepada warga yang terkena banjir. Kegiatan ini menegaskan kembali peran pemerintah dan masyarakat dalam mendukung korban bencana, sekaligus mempererat hubungan antarwilayah.

Sapi pemberian PresidenDesa CiteureupDKM Miftahul JannahBanjir DayeuhkolotDistribusi dagingCilengkrang peternakanIdul Adha kurban

Komentar

Memuat komentar...