SAR Basarnas Lepas Helikopter, Dua Rusia Diselamatkan di Uluwatu

Fitri A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
SAR Basarnas Lepas Helikopter, Dua Rusia Diselamatkan di Uluwatu

Gambar atau konten salah?

23 April 2026 – Tim pencarian dan pertolongan (SAR) melakukan evakuasi dramatis terhadap Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), dua warga Rusia yang terjebak di tebing kawasan Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Medan yang sulit dijangkau memaksa Basarnas Denpasar mengerahkan helikopter.

Informasi tentang dua korban pertama kali diterima oleh staf Beach Club El Kabron, Fika. Ia menerima telepon dari seseorang tak dikenal, yakni korban. Penelepon tersebut mengaku sedang terjebak di tebing wilayah Pecatu, Kuta Selatan, dan meminta pertolongan. “Penelepon menyampaikan bahwa mendapat nomor telepon El Kabron Bali dari papan reklame yang terpasang di sisi tebing yang dilihat oleh penelepon,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (23 April 2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak El Kabron Bali segera menghubungi Polsek Kuta Selatan. Informasi kemudian diteruskan ke Satpolairud Polresta Denpasar, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas Denpasar.

Pukul 13.30 Wita, delapan personel dari Kantor SAR Denpasar bergerak menuju lokasi kejadian. Setelah tiba dan melakukan koordinasi dengan pihak El Kabron Beach Club, tim menilai medan cukup sulit dijangkau. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan kendala evakuasi terletak pada posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan keterbatasan waktu karena air laut mulai naik. Ia kemudian memutuskan untuk melakukan evakuasi menggunakan Helikopter SGi Air Bali.

“Anggota kita dari Kantor SAR Denpasar, Basarnas Bali langsung koordinasi dan on board personel kita di helikopter SGi Air Bali 1 orang,” imbuh Sidakarya. Helikopter kemudian lepas landas dari helipad Benoa pada pukul 14.46 Wita dengan lima personel di dalamnya. Sekitar 12 menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi menggunakan sistem hoisting. “Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi,” jelasnya.

Berhasilnya, kedua korban akhirnya diselamatkan dan mendarat di helipad SGI Air Bali sekitar pukul 15.15 Wita. Kondisi keduanya dilaporkan dalam keadaan baik. Namun, Sergei Starostin mengalami luka ringan pada kaki dan siku kiri. Ia telah mendapatkan penanganan medis berupa perawatan luka ringan di Klinik Nusa Medika.

Evakuasi ini menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara pihak berwenang, klub pantai, dan tim SAR. Kerja sama lintas lembaga memungkinkan penanganan situasi darurat di daerah terpencil berlangsung lebih efisien, sekaligus meminimalkan risiko bagi korban yang terjebak di posisi berbahaya.

Evakuasi SARTebing UluwatuHelikopter SGi Air BaliBasarnas DenpasarEl Kabron Beach ClubKenaikan air lautKoordinasi lintas lembaga

Komentar

Memuat komentar...