SBY Cup 2026: LavAni Juara, Ekonomi Lokal Naik di Magelang
Gambar atau konten salah?
SBY Cup 2026 di GOR Samapta, Magelang, telah selesai. Turnamen voli ini berlangsung selama lima hari, mulai 13 Mei 2026 hingga 17 Mei 2026, dan berhasil menarik lebih dari 30 juta penonton setiap harinya.
Tujuh tim bersaing dalam ajang ini. Tim LavAni Livin' Transmedia keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tirta Bhagasasi dengan skor 3‑0 di final.
Ketua Pelaksana SBY Cup 2026, Ossy Dermawan, mengungkapkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Ia mengatakan, “Perlu kami laporkan, alhamdulillah antusiasme masyarakat terhadap SBY Cup 2026 sungguh luar biasa. Penonton yang menyaksikan melalui siaran televisi nasional dan platform live streaming Transmedia mencapai angka yang sangat membanggakan.”
Ossy menambahkan, “Berdasarkan laporan yang kami terima, rata‑rata selama lima hari turnamen, 30 juta viewer setiap harinya di seluruh Indonesia dan bahkan mungkin di luar negeri.”
Selain penonton daring, ribuan orang juga hadir langsung di arena. Ia menyebut, “Perlu kami laporkan pula, dalam lima hari pelaksanaan turnamen ini, lebih dari 10.000 masyarakat hadir secara langsung di GOR Samapta Magelang sejak hari pertama hingga babak final.”
Namun, kapasitas GOR hanya sekitar 1.500 penonton, sehingga sebagian masyarakat tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung. “Namun hal tersebut harus dilakukan oleh panitia untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Ossy menyoroti dampak positif bagi perekonomian daerah. Ia menyebut, “SBY Cup 2026 juga memberi dampak positif terhadap perekonomian daerah. Sektor hotel, kuliner, hingga transportasi lokal disebut mengalami peningkatan selama turnamen berlangsung.”
Ia juga menambahkan, “Ada 20 booth UMKM lokal yang meramaikan area GOR Samapta. Dari puluhan booth tersebut, omzet yang dihasilkan mencapai Rp 25 juta per hari.”
Hotel dan penginapan juga meningkat, sektor kuliner hidup, transportasi lokal bergerak, dan mudah‑mudahan roda ekonomi Kota Magelang ikut tumbuh selama turnamen berlangsung,” kata Ossy.
Turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus mempererat rasa kebersamaan masyarakat melalui kompetisi yang menyenangkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
