SBY Lukis Sungai Bengawan Solo di Solo, Hujan Tanda Selamat
Gambar atau konten salah?
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan untuk melukis aliran Sungai Bengawan Solo di Pintu Air Demangan Baru, Sewu, Jebres, Kota Solo pada hari Kamis, 09 April 2026. Ia menyiapkan kanvas, kuas, dan cat, lalu menunggu izin dari Wali Kota Solo, Respati Ardi.
“Selamat sore, Pak Wali. Saya minta izin melukis di sini,” kata SBY sambil menyapa. Ia mengenakan kaus berwarna hitam dan baret merah, menambah kesan formal namun tetap santai. Sejumlah mahasiswa dari ISI.D turut hadir sebagai penonton dan pendukung.
Musik band legendaris Koes Plus mengalun di latar belakang, menambah suasana kreatif. SBY mulai menggambar, menorehkan garis-garis air sungai, namun tak lama kemudian hujan turun deras. Meski demikian, ia tetap melanjutkan lukisan selama delapan menit sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
“Kalau hujan itu selamat datang. Insyaallah barokah untuk Solo dan kita semua. Mau jabat tangan takutnya kena ini” (menunjukkan tangan yang terkena cat lukis), ucap SBY. Ia menambahkan bahwa hujan dianggap sebagai ucapan selamat datang dan membawa berkah bagi kota.
Ketua Dewan Pakar Demokrat, Andi Mallarangeng, menjelaskan bahwa SBY berada di Solo untuk menyaksikan kompetisi LavAni. Ia menilai suasana hujan sebagai inspirasi, meski dingin dan basah. “Iya, ini justru suasananya luar biasa. Hujan ini kan berkah, ya. SBY ingin menangkap suasana alam yang apa adanya. Meskipun dingin dan basah, tapi justru ada inspirasi tersendiri yang muncul saat rintik hujan seperti ini. Beliau belum pernah melukis Bengawan Solo sebelumnya,” ungkap Andi.
Andi menambahkan bahwa SBY sudah mulai melukis sebelum hujan turun. “Tadi mulai sebelum hujan turun. Sekarang tinggal penyelesaian sedikit lagi di bagian pepohonan ini. Melukis itu butuh kesabaran, sama seperti menunggu hujan reda, kita nikmati saja prosesnya,” terangnya.
Selama acara, SBY juga mengunjungi beberapa sentra batik dan mencicipi kuliner lokal. Ia memanfaatkan waktu di sela‑sela Proliga di Solo, yang menjadi ajang kompetisi LavAni. “Jadi di sela‑sela Proliga di Solo ini, LavAni kan bermain di Proliga. Maka beliau punya kesempatan untuk melakukan aktivitas termasuk melukis, kuliner, dan kemarin juga sempat beli batik di beberapa sentra batik. Nah, kali ini beliau ingin melukis Bengawan Solo,” sambungnya.
Andi menutup pernyataan dengan mengapresiasi semangat SBY. “Kalau beliau itu memang kalau sudah mau melukis dan lagi mood melukis, pantang mundur dari segala cuaca. Itulah beliau, kita bahkan yang tidak melukis pun melihat luar biasa semangat beliau. Beliau melukis finger printing terinspirasi dari Afandi,” pungkasnya.
Acara ini menampilkan perpaduan seni, budaya, dan kebersamaan, sekaligus menegaskan komitmen SBY terhadap pelestarian alam dan kebudayaan lokal di Solo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
