Sekolah Rakyat Bandung Tertunda, Tanah Tidak Memenuhi Standar
Gambar atau konten salah?
Jumat, 10 April 2026 – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bandung masih tertunda karena tiga lahan yang diusulkan tidak memenuhi persyaratan. Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, menjelaskan bahwa kota telah mengajukan tiga calon lokasi di Kecamatan Ujungberung dan Cibiru. Namun, luas lahan minimal 5 hektare tidak terpenuhi.
"Kita masih mencari lokasinya, karena memang ada standarnya. Sebetulnya sudah ketemu di tiga lokasi, tapi belum memenuhi syarat dari Kementerian PUPR," kata Sativa. Ia menargetkan lahan tersebut dapat diusulkan paling telat 2027, sehingga Kementerian PUPR dapat langsung memulai pembangunan dan sekolah siap digunakan pada awal 2028.
Sementara itu, Sekolah Rakyat masih beroperasi di fasilitas sementara. Siswa menumpang di Balai Latihan Kerja (BLK), Politeknik Kesejahteraan Sosial, dan Balai Wyata Guna. "Kota Bandung punya Sekolah Rakyat, tapi namanya Sekolah Rakyat rintisan. Jumlah siswanya ada 250 orang," ungkap Sativa.
Untuk mencari lahan baru, kota sedang menyiapkan beberapa opsi. Salah satunya adalah mencari aset milik Pemkot Bandung yang lokasinya berada di luar wilayah kota. "Tidak apa-apa di luar Kota Bandung, yang penting asetnya Kota Bandung. Kita akan terus mencari apakah ada lahan Kota Bandung di kabupaten misalnya, yang penting asetnya punya Kota Bandung," tambahnya.
Dengan kondisi ini, pembangunan Sekolah Rakyat masih menunggu lahan yang memenuhi standar. Sementara sekolah rintisan tetap beroperasi di fasilitas sementara, menunggu keputusan akhir mengenai lokasi yang layak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kementerian Sosial Buka 5.127 Posisi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
Ayi Solehudin Ditemukan di Gunung Salak setelah 2,5 Tahun
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Berita Terbaru
Pasangan Ganda Indonesia Kalah di Indonesia Open, Siap Dunia
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Harga Emas Antam Medan Turun Rp15.000 per Gram di Medan
Sekolah Jember Siapkan Lapangan Sepak Bola Internasional
Kementerian Sosial Buka 5.127 Posisi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 Hoaks, Cek Sumber Resmi
Kementerian Lingkungan Target Turunkan Emisi CO2 15% 2025
Korea Selatan & Panama Menang Uji Coba Piala Dunia 2026
