Semarang Bersaing: Ayam Goreng Pak Supar, Sayangan, dan Bu Toha
Gambar atau konten salah?
Semarang dikenal dengan kuliner sotonya yang gurih berkaldu, namun kota ini juga menampung banyak tempat makan ayam goreng yang tak kalah menarik. Ayam goreng di sini biasanya dipotong dari dada atau paha ayam kampung, diungkep bumbu kuning, lalu digoreng sesuai selera. Beberapa tempat menyajikan ayam goreng kering, sementara yang lain lebih memilih versi basah. Pelengkapnya biasanya lalapan segar dan sambal terasi pedas yang nampol.
Ayam Goreng Pak Supar adalah salah satu tempat legendaris yang sudah berdiri sejak 01 Januari 1974. Berbeda dengan rumah makan ayam goreng lain, ayam di Pak Supar lebih bersifat basah. Dagingnya terasa gurih, empuk, dan membuat ketagihan. Untuk menikmatinya, biasanya disajikan dengan nasi panas dan sambal pedas nampol yang menambah kenikmatan. Harga per potong berada di kisaran Rp 25.000-an.
Ayam Goreng Sayangan juga sudah menjadi ikon kuliner Semarang sejak 1970-an. Menurut salah satu juru masaknya, ayam goreng ini sudah ditawarkan sejak era itu. Di Sayangan, ada dua menu ayam goreng yang sama-sama menggunakan ayam kampung, hanya saja cara mengolahnya berbeda. Salah satunya diungkep dan dimarinasi bumbu mentah. Harga per potong di sini juga sekitar Rp 25.000-an. Selain potong, mereka juga menyediakan paket ayam dan nasi dengan harga terjangkau.
Ayam Goreng Kalasan Rasa Sama terletak di Jalan Tlogosari Raya II No.7. Tempat ini cukup terkenal di kalangan pecinta ayam goreng. Harga per potong atau per ekor berkisar antara Rp 28.000 dan Rp 130.000 untuk sajian utuh. Pelanggan dapat menikmati ayam goreng ini dengan lalapan segar, sambal terasi yang lezat, serta berbagai sayur dan lauk gongso. Semua menu disajikan dengan cita rasa yang konsisten.
RM Ayam Goreng Bu Toha telah berdiri sejak 01 Januari 1980 dan masih eksis hingga kini. Lokasinya berada di kawasan Tuntang, Semarang. Potongan ayam kampung di sini cukup memuaskan selera, terutama saat digoreng agak kering. Penyajiannya biasanya disertai tahu tempe goreng, lalapan segar, dan sambal bawang pedas yang nagih. Harga per potong ayamnya dibanderol di kisaran Rp 25.000-an.
Ayam & Bebek Goreng Pak Amad terletak di Jalan R.A. Kartini, Semarang. Tempat ini telah menjaga rasa yang konsisten sejak 01 Januari 1974. Cita rasanya gurih, dagingnya empuk, dan kulitnya renyah. Untuk menikmatinya, ayam goreng di sini bisa dicocol ke lima jenis sambal: sambal matang, terasi, bawang, tomat, dan lombok ijo. Harga per potong ayamnya mulai dari Rp 22.000-an.
Semua tempat di atas menawarkan pengalaman makan ayam goreng yang berbeda, baik dari segi rasa, tekstur, maupun harga. Meskipun harga per potong biasanya berada di kisaran Rp 22.000 hingga Rp 28.000, kualitas daging dan bumbu tetap menjadi prioritas utama. Setiap tempat memiliki keunikan, baik dalam metode penggorengan maupun pilihan sambal, yang membuat pelanggan kembali lagi.
Melihat sejarah dan konsistensi rasa, para pengunjung dapat memilih tempat yang paling sesuai dengan selera. Dari ayam goreng basah di Pak Supar hingga ayam goreng kering di Bu Toha, setiap pilihan menawarkan kenikmatan yang tak kalah menggoda. Dengan harga yang bersahabat dan pelengkap yang lengkap, ayam goreng di Semarang tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang, baik untuk makan siang maupun malam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
