Semeru Kembali Melepaskan Abu Pagi Hari Ini, Siaga Tinggi
Gambar atau konten salah?
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali mengeluarkan abu pada pagi hari ini. Status gunung masih berada di Level 3 atau siaga.
Menurut laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, kolom abu teramati mencapai ± 1.000 meter di atas puncak, setara dengan ± 4.676 meter di atas permukaan laut. Warna abu putih hingga kelabu, intensitas tebal, mengarah ke barat daya.
Peristiwa ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 100 detik. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menulis dalam laporan tertulis: “Gunung Semeru mengalami erupsi dengan dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak,”.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas susulan, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
“Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak,” pungkas Sigit.
Gunung Semeru tetap berada dalam keadaan siaga, dan masyarakat diingatkan untuk menjaga jarak serta waspada terhadap potensi bahaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Berita Terbaru
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
