Sidang Isbat 17 Mei: Kemenag Tetapkan Awal Zulhijah 1447 H

Sinta R. · 2 min baca · 22 hari lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Sidang Isbat 17 Mei: Kemenag Tetapkan Awal Zulhijah 1447 H

Gambar atau konten salah?

Pada 17 Mei 2026, Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat awal Zulhijah 1447 H. Sidang ini bertujuan menentukan kapan Hari Raya Idul Adha jatuh di Indonesia.

Sidang akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah.

"Sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah,"

Dalam proses penetapan awal bulan Hijriah, pemerintah menggabungkan dua metode utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung hilal). Kedua metode ini saling melengkapi untuk menghasilkan keputusan yang komprehensif.

"Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,"

Data hisab memberikan gambaran awal mengenai posisi hilal. Rukyat berfungsi sebagai konfirmasi faktual yang dilakukan di berbagai titik pemantauan dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag. Sesi ini akan disiarkan secara terbuka agar publik mendapatkan transparansi informasi mengenai posisi bulan secara astronomis.

"Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat,"

Berdasarkan data awal yang dipaparkan dalam rapat koordinasi, secara hisab posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H dikabarkan telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Namun, Abu menegaskan, hal itu masih bersifat prediktif. Menteri Agama yang akan menetapkan keputusan final, dengan terlebih dahulu mendengarkan laporan rukyatul hilal di lapangan dan pertimbangan peserta sidang isbat.

"Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah. Jika ditanya kapan Iduladha, kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang pada 17 Mei,"

Dengan proses ini, masyarakat di Indonesia dapat menunggu keputusan resmi mengenai tanggal Idul Adha, yang akan diumumkan setelah sidang isbat pada 17 Mei 2026.

Kementerian AgamaSidang IsbatZulhijah 1447 HIdul AdhaHisabRukyatHilalMABIMS

Komentar

Memuat komentar...