Sidang Isbat Idul Adha 2026: 1 Dzulhijjah Diluncurkan 17 Mei

Yanto K. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 121 dibaca
Bisik.id
Sidang Isbat Idul Adha 2026: 1 Dzulhijjah Diluncurkan 17 Mei

Gambar atau konten salah?

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam di Indonesia menantikan jadwal sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag). Sidang ini bertujuan menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah sekaligus menentukan hari raya Idul Adha.

Menurut laman resmi Kemenag, sidang isbat melibatkan berbagai pihak: perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli astronomi, dan instansi terkait. Hasil keputusan akan diumumkan kepada publik dan menjadi pedoman resmi pelaksanaan Idul Adha.

Pemerintah menyediakan layanan live streaming agar masyarakat dapat mengikuti pengumuman hasil sidang secara langsung. Jadi, tidak ada alasan untuk ketinggalan informasi penting ini.

Sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah digelar pada 17 Mei 2026. Kegiatan dimulai dengan seminar posisi hilal secara hisab pada pukul 16.30 WIB (atau 17.30 WITA dan 18.30 WIT). Setelah seminar, sidang isbat dilaksanakan pada pukul 18.00 WIB (atau 19.00 WITA dan 20.00 WIT). Sekitar pukul 19.00 WIB (atau 20.00 WITA dan 21.00 WIT) pemerintah akan mengumumkan hasil penetapan melalui konferensi pers.

Berikut rincian jadwal sidang isbat Idul Adha 2026:

  • Agenda: Sidang Isbat Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H
  • Tanggal: 17 Mei 2026
  • Waktu: 16.30 WIB – 19.00 WIB
  • Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat

Tahapan sidang isbat:

  • Seminar posisi hilal: 16.30 WIB / 17.30 WITA / 18.30 WIT
  • Pelaksanaan sidang isbat: 18.00 WIB / 19.00 WITA / 20.00 WIT
  • Konferensi pers penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H: 19.00 WIB / 20.00 WITA / 21.00 WIT

Seminar posisi hilal dan konferensi pers hasil sidang isbat Idul Adha 2026 dapat diikuti masyarakat secara langsung di kanal YouTube resmi Kemenag dan Bimas Islam TV. Melalui siaran live streaming tersebut, masyarakat dapat mengikuti penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H serta jadwal Idul Adha 2026 secara real time dari lokasi masing-masing.

Metode penetapan Idul Adha 2026 dijelaskan oleh Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimas Islam. Ia menegaskan bahwa penetapan awal Dzulhijjah dilakukan dengan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Kedua metode tersebut saling melengkapi agar keputusan yang dihasilkan lebih akurat dan komprehensif.

“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” jelas Abu Rokhmad.

Hasil hisab Hari Raya Idul Adha 2026 sudah dapat diperkirakan berdasarkan data astronomi yang dijelaskan di laman Kemenag. Berdasarkan perhitungan tersebut, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah secara hisab jatuh pada 27 Mei 2026. Ijtimak menjelang 1 Dzulhijjah 1447 H terjadi pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut data hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3 derajat 37 menit 51 detik hingga 6 derajat 54 menit 23 detik.

Sementara itu, sudut elongasi atau jarak sudut antara Bulan dan Matahari diperkirakan berkisar antara 8 derajat 58 menit 23 detik hingga 10 derajat 36 menit 52 detik. Data tersebut menunjukkan bahwa posisi hilal telah memenuhi kriteria MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan demikian, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026.

Apabila mengacu pada perkiraan tersebut, Hari Raya Idul Adha 2026 diprediksi dirayakan pada 27 Mei 2026. Meski demikian, keputusan resmi pemerintah tetap menunggu hasil rukyatul hilal atau pengamatan hilal secara langsung yang dilakukan hari ini.

Jadwal sidang Isbat Idul Adha 2026 beserta link streaming akan memudahkan masyarakat memantau hasilnya. Dengan informasi ini, umat dapat mempersiapkan diri menghadapi hari raya sesuai jadwal yang ditetapkan.

Secara keseluruhan, proses penetapan Idul Adha 2026 menggabungkan perhitungan astronomi dan pengamatan langsung, memastikan keputusan yang akurat dan terverifikasi. Ini memberi keyakinan bagi umat Islam di Indonesia bahwa penetapan hari raya didasarkan pada data ilmiah dan konfirmasi lapangan.

Sidang IsbatIdul Adha 2026KemenagDzulhijjah 1447 HHisabHilalLive Streaming

Komentar

Memuat komentar...