Sidoarjo: Jalan 'Selat Hormuz Sidokare' Menutup Perumahan

Wati N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 119 dibaca
Bisik.id
Sidoarjo: Jalan 'Selat Hormuz Sidokare' Menutup Perumahan

Gambar atau konten salah?

Sidoarjo, sebuah perumahan di wilayah ini menjadi sorotan publik setelah warga menutup jalan secara sepihak, yang kemudian dikenal netizen dengan julukan Selat Hormuz Sidokare. Kejadian ini memicu perdebatan di kalangan tetangga dan media sosial, dan kini memasuki babak baru ketika YG, pengunggah video yang memicu kontroversi, mengangkat bicara.

Menurut YG, rekaman video yang ia bagikan hanyalah reaksi atas bunyi komunikasi yang tidak lancar antarwarga. Ia menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk memperkeruh suasana atau melaporkan pihak tertentu, melainkan agar “Tujuan saya bukan mau melaporkan orang ini. Tujuan saya biar banyak orang bisa berubah, lebih baik, bertetangga lebih nyaman,” katanya melalui telepon selulernya pada Senin (06 April 2026).

YG menilai bahwa masalah ini bermula dari miskomunikasi. Ia menyatakan, “Kalau menurut saya hanya miskomunikasi saja. Tapi memang tidak bisa diajak komunikasi,” sambil menegaskan bahwa komunikasi dengan MH tidak berjalan dengan baik.

Walaupun MH dikenal sebagai warga yang gemar menjaga kebersihan lingkungan, tindakan menutup akses jalan tetap menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga lain. Ia juga mengakui bahwa ia “menjaga” jalan dengan jemuran, tongkat, dan plang besi, sebagaimana terlihat dalam video yang diunggah.

Untuk menyelesaikan konflik, ada rencana mediasi yang dijadwalkan pada malam hari, dengan kehadiran pihak kelurahan dan wakil bupati. Namun, YG tidak menghadiri undangan tersebut. Ia menjelaskan, “Memang ada rencana mediasi jam 08.00 pagi, katanya wakil bupati mau datang. Tapi saya tidak datang. Saya sudah sampaikan ke kelurahan, kalau tidak bisa pagi ya siang, tapi malam bisa hadir,” ujarnya.

YG berharap masalah ini dapat segera diselesaikan secara baik-baik tanpa memperpanjang konflik di lingkungan warga. Ia menambahkan, “Harapannya ini jadi refleksi saja, supaya ke depan lebih baik dalam bermasyarakat,” katanya.

Video CCTV yang beredar menunjukkan MH menutup jalan secara sepihak. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat menempatkan jemuran dan plang besi di depan rumahnya sambil membawa tongkat. Keterangan dalam video tersebut menyebutkan: PenjagaanSelat Hormuz ✖Jalan Akses Perum ✔.

Video lain menampilkan detik-detik ketika MH tampak menghalangi akses mobil yang lewat. Beberapa warga terpaksa memundurkan mobilnya karena tidak bisa melewati jalan yang ditutup. Ada juga rekaman mobil yang nekat melewati “Selat Hormuz Sidokare” dan mengalami lecet.

Caption pada video tersebut menulis: Cara lain melewati selat hormuz cabang sidokareMobil lecet dikit gpp, menandakan bahwa warga mencari alternatif meski risiko kerusakan kendaraan tetap ada.

Perlakuan MH menutup jalan secara sepihak menimbulkan ketidakpastian bagi warga sekitar. Meskipun ia berusaha menjaga kebersihan, tindakan tersebut menimbulkan konflik yang memerlukan mediasi. YG berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk berkomunikasi lebih baik dan menjaga hubungan tetangga.

Selat Hormuz SidokareJalan tertutupYGMHMediasiKomunikasiSidoarjoPerumahan

Komentar

Memuat komentar...