Siloam dan ICON Tandatangan MoU, Tingkatkan Uji Klinis Indonesia
Gambar atau konten salah?
Indonesia masih jarang muncul di daftar uji klinis global. Dari 894 uji klinis onkologi fase 2 dan 3 yang disponsori industri di Asia, hanya 2 yang melibatkan pasien Indonesia, setara 0,48 %.
Walaupun jumlahnya kecil, aktivitas riset di tanah air terus bertambah. Pada tahun 2024 tercatat 66 uji klinis yang berlangsung di Indonesia. Angka ini menunjukkan adanya dorongan, namun masih jauh dari standar internasional.
Perbedaan ini menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor. Tanpa kolaborasi yang kuat, akses pasien Indonesia ke inovasi medis tahap akhir akan tetap terbatas.
Untuk mengatasi hal ini, Siloam International Hospitals dan ICON Clinical Research Limited (ICRL), sebuah organisasi riset global, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). MoU ini menandai awal kerja sama strategis antara jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia dan perusahaan riset yang memiliki jaringan internasional.
Perjanjian ditandatangani pada 17 April 2026 di Ballroom Siloam Hospitals Lippo Village. Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, dr. Grace Frelita, MM dan Vice President and TA Head, APAC Project Delivery ICON, Suhail Ali hadir untuk menandatangani dokumen tersebut.
Tujuan utama kolaborasi ini adalah meningkatkan volume dan kompleksitas uji klinis di Indonesia. Kedua pihak berharap dapat memperbaiki kualitas pelaksanaan uji klinis dan mempercepat proses inovasi medis berbasis bukti.
Siloam memiliki infrastruktur modern, tenaga medis profesional, dan volume pasien yang tinggi. Dengan keunggulan ini, Siloam dapat menjadi mitra penelitian klinis yang kompetitif di tingkat global.
“Kami bangga dapat bermitra dengan ICON dan sangat antusias terhadap potensi besar yang dihadirkan melalui kolaborasi ini. Kemitraan ini tidak hanya memperkuat infrastruktur dan kapabilitas riset Siloam, tetapi juga memperluas jangkauan internasional kami. Melalui jaringan uji klinis yang lebih terstruktur, pasien di Indonesia akan mendapatkan akses lebih awal terhadap terapi inovatif dan pengobatan terkini,” kata dr. Grace dalam keterangan tertulis, 18 April 2026.
“Kami bangga dapat menjalin kemitraan strategis ini dengan Siloam International Hospitals, jaringan rumah sakit swasta terbesar dan terkemuka di Indonesia. Indonesia memiliki potensi besar dalam penelitian dan pengembangan klinis. Dengan keunggulan klinis Siloam, infrastruktur yang terus berkembang, serta reputasi profesional yang kuat, kami yakin kolaborasi ini akan mempercepat pengembangan terapi transformatif dan meningkatkan akses masyarakat terhadap penelitian berkualitas tinggi,” kata Suhail Ali.
Kolaborasi akan dijalankan melalui koordinasi terstruktur. ICON akan memberikan dukungan prioritas kepada Siloam dalam proses pengenalan, rekomendasi, dan pemilihan lokasi studi untuk peluang uji klinis global. Kedua institusi juga akan bekerja sama erat untuk mengoptimalkan operasional studi, mempercepat tahap awal (start‑up), serta memastikan komunikasi yang konsisten melalui tim liaison ICON.
Fokus utama kerja sama meliputi peningkatan keunggulan operasional klinis, penguatan kepatuhan regulasi, peningkatan kualitas data, pemanfaatan teknologi, dan pemilihan lokasi penelitian yang strategis. Dengan jaringan rumah sakit yang luas dan volume pasien yang besar, Siloam dapat mendukung pelaksanaan penelitian dan uji klinis secara efektif.
Melalui kemitraan ini, Indonesia diharapkan dapat memperkuat daya saing sebagai pusat penelitian klinis regional. Proses yang lebih efisien, standar operasional yang sejalan, serta kepercayaan sponsor internasional yang meningkat akan membuka peluang riset yang lebih luas dan mempercepat hadirnya inovasi medis.
Dengan langkah ini, pasien di Indonesia dapat lebih cepat mengakses terapi yang lebih maju, sekaligus menumbuhkan ekosistem riset kesehatan yang lebih kuat. Kerja sama antara Siloam International Hospitals dan ICON menandai tonggak penting dalam upaya memperluas akses terhadap penelitian klinis berkualitas tinggi di tanah air.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BPOM Tegaskan Indonesia Jadi Pemain Utama ATMP Terapi Gen
Peringatan WMO: El Nino 2026 Siap Guncang Indonesia
Penyakit Ginjal Anak Naik, Minuman Manis Bertanggungjawab
Kista Ovarium: Kenali Jenis, Risiko, dan Solusi Laparoskopi
Golongan Darah Tidak Menentukan Risiko Kolesterol Berdasarkan
Frisian Flag Gelar Kampanye Keluarga di Atrium BXC Bintaro
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
