Simpan Daging Halal: 5 Tips Jaga Kesegaran & Kehalalan

Bayu K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Simpan Daging Halal: 5 Tips Jaga Kesegaran & Kehalalan

Gambar atau konten salah?

Menjaga daging tetap aman dan halal memerlukan cara penyimpanan yang tepat. Salah satu penyebab utama kerusakan kualitas dan potensi hilangnya kehalalan adalah penyimpanan yang tidak sesuai standar. MUI telah mengeluarkan pedoman yang menjelaskan langkah-langkah penting dalam memilih dan menyimpan daging.

Menurut Dr. Sri Usmiati, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Madya BRMP Kementerian Pertanian, “Daging merupakan sumber protein hewani yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga mudah diserap oleh tubuh, sehingga sangat penting dalam pemenuhan gizi masyarakat,” seperti yang dikutip dari Halal MUI (14 April 2023).

Untuk memastikan daging tetap segar, higienis, dan terjaga kehalalannya, berikut adalah lima tips yang disarankan. Setiap poin menekankan aspek penting mulai dari pemilihan daging hingga pengemasan yang benar.

  1. Pilih Daging Segar dan Berkualitas
    Pastikan warna daging merah cerah dan tidak pucat saat dibeli. Hindari daging yang tampak kusam atau keabu-abuan. Aroma juga penting; pilih yang tidak berbau menyengat atau busuk. Teksturnya harus kenyal dan tidak berlendir saat disentuh. Sebaiknya beli dari tempat terpercaya dan bersertifikat halal.
  2. Jaga Kebersihan Saat Mengolah
    Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang daging mentah. Ini penting untuk mencegah bakteri menyebar. Gunakan alat potong yang bersih dan khusus untuk daging. Jangan mencampurnya dengan bahan lain. Hindari kontaminasi silang dengan bahan mentah lain. Kebersihan menjadi kunci utama menjaga kualitas daging.
  3. Simpan pada Suhu yang Tepat
    Untuk konsumsi cepat, simpan daging di kulkas bersuhu 0-4 derajat C. Cara ini membantu menjaga kesegaran. Jika ingin disimpan lebih lama, gunakan freezer bersuhu -18 derajat C. Daging bisa bertahan lebih awet. Gunakan wadah tertutup atau kemasan kedap udara; ini mencegah daging terpapar udara luar.
  4. Hindari Penyimpanan Terlalu Lama
    Daging segar sebaiknya diolah dalam 1-2 hari. Terlalu lama disimpan bisa menurunkan kualitas. Jangan membekukan kembali daging yang sudah dicairkan; hal ini dapat memicu pertumbuhan bakteri. Perhatikan perubahan warna, bau, dan tekstur sebelum digunakan. Jika mencurigakan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
  5. Gunakan Pengemasan yang Tepat dan Halal
    Bungkus daging dengan plastik food grade atau vacuum pack. Pastikan tidak ada udara berlebih di dalamnya. Labeli tanggal penyimpanan agar mudah dipantau; ini membantu mengontrol masa simpan daging. Pastikan asal daging dari rumah potong halal. Gunakan peralatan yang tidak terkontaminasi bahan nonhalal.

Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana di atas, konsumen dapat memastikan daging yang mereka konsumsi tidak hanya aman dan bergizi, tetapi juga tetap memenuhi standar kehalalan. Praktik penyimpanan yang benar juga membantu mengurangi pemborosan makanan, memberi manfaat bagi kesehatan dan keberlanjutan.

Daging HalalPenyimpanan DagingMUI PedomanSuhu PenyimpananKebersihan MakananPengemasan Kedap UdaraKehalalan Daging

Komentar

Memuat komentar...