Siswa SDN Saraswati 1 Denpasar Siap TKA, Tantangan Volume
Gambar atau konten salah?
Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dimulai pada Senin, 20 April 2026, bagi gelombang pertama. Pada hari pertama, siswa mengerjakan mata pelajaran Matematika—sesuai dengan jadwal di jenjang lainnya.
Salah satu siswi SDN Saraswati 1 Denpasar, Julia, mengaku mengalami kesulitan saat mengerjakan beberapa soal. Ia menekankan bahwa materi pengukuran satuan berat dan perhitungan volume menjadi tantangan utama. “Yang cari kilogram (sulit),” kata Julia ketika ditemui di sekolah pada hari tersebut. Selain itu, ia juga merasa soal volume cukup menantang. Menurutnya, bentuk soal yang muncul saat ujian berbeda dengan latihan sebelumnya. “Volumenya yang susah. Karena berbeda dari latihan,” ujarnya.
Julia mengaku sempat gugup saat mengikuti ujian hari pertama. “Deg-degan. Terus, semangat. Terus, cepet-cepet,” katanya. Ia menegaskan bahwa persiapan sejak tahun lalu membuatnya lebih tenang.
Untuk menghadapi TKA, Julia mengatakan dirinya bersama teman-teman sudah mulai dipersiapkan sejak September 2025. Sekolah rutin memberikan latihan soal serta mengadakan kelas tambahan setelah jam pelajaran selesai. “Dari September. Iya dari tahun kemarin,” imbuhnya. Selain belajar di sekolah, Julia juga mengikuti tambahan belajar di luar, termasuk les bersama guru setelah pulang sekolah.
Meski telah mempersiapkan diri sejak lama, Julia menilai masih banyak siswa yang baru belajar intensif menjelang ujian. Menurutnya, cara tersebut justru membuat siswa kelelahan dan sulit fokus. Ia pun menyarankan agar persiapan dilakukan jauh-jauh hari. “Kalau bisa belajar jauh hari sebelum TKA, jangan mendadak. Kalau mepet materinya bisa terlewat,” kata Julia.
Selain belajar buku pelajaran, Julia juga memanfaatkan platform seperti YouTube untuk memahami materi tambahan, seperti pecahan ke desimal dan diagram. “Saya belajar lewat Youtube. Materi pas pecahan ke desimal, diagram,” imbuhnya. Meski masih ada beberapa soal yang terlewat, Julia mengaku cukup puas dengan hasil usahanya. “Lumayan puas,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, ujian TKA di Denpasar menyoroti pentingnya persiapan dini dan variasi metode belajar. Julia menunjukkan bahwa kombinasi latihan rutin, tambahan les, dan teknik relaksasi dapat membantu siswa menghadapi tantangan matematika, sekaligus menjaga konsentrasi dan semangat belajar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Berita Terbaru
Buket Brokoli Prewedding Viral, Hemat dan Ramah Lingkungan
Venus & Jupiter Dekat di Langit pada 08–09 Juni 2026
DKI Alokasikan Rp253,6 Miliar untuk 103 Sekolah Swasta
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Indonesia Mulai Transisi Ekspor SDA Satu Pintu lewat DSI Pemerintah
Trans7 Bimbing Santri & Mahasiswa Cipta Konten Digital
Job Fair Ciamis 2026: Ribuan Peserta Berharap Pekerjaan
