Siswa SMP Kenali Potensi Ekonomi Lingkungan dan Pemberdayaan

Wati N. · 5 min baca · 3 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Siswa SMP Kenali Potensi Ekonomi Lingkungan dan Pemberdayaan

Gambar atau konten salah?

Semester dua di SMP kelas tujuh sudah dimulai. Siswa dan guru memerlukan pemahaman tentang materi IPS semester dua. Berikut rangkuman materi yang disusun dari buku panduan guru.

Materi Tema 3: Potensi Ekonomi Lingkungan

A. Pemanfaatan dan Pelestarian Potensi Sumber Daya Alam

Potensi sumber daya alam di Indonesia terbagi menjadi dua kategori berdasarkan kelestariannya. Sumber daya alam dapat diperbarui meliputi air, tanah, dan hutan. Sumber daya alam tidak dapat diperbarui mencakup minyak bumi dan batu bara.

Berikut jenis potensi sumber daya alam di Indonesia:

  • a) Sumber daya alam hutan – Hutan adalah lahan lebih dari 6,25 hektare yang terdiri dari pohon setinggi 5 meter dan 30 % tutupan kanopi. Kawasan hutan memiliki tiga fungsi: hutan produksi untuk menghasilkan bahan baku, hutan lindung untuk melindungi sistem daya dukung lingkungan hidup, dan hutan konservasi untuk melestarikan alam melalui suaka alam dan kawasan pelestarian.
  • b) Sumber daya alam tambang – Barang tambang berasal dari perut bumi. Terdapat tiga golongan tambang: golongan A (strategis) dikelola pemerintah untuk kepentingan negara, seperti minyak bumi dan gas; golongan B (vital) untuk memenuhi kebutuhan hidup orang banyak, seperti perak, emas, dan tembaga; golongan C (industri) untuk kegiatan industri, seperti batu, pasir, dan batu kapur.
  • c) Sumber daya alam kemaritiman – Potensi perikanan meliputi penangkapan ikan di laut, baik di pantai maupun di tengah laut. Energi kelautan mencakup energi gelombang, pasang surut, arus laut, dan panas laut. Wisata bahari meliputi pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil.

Perubahan potensi sumber daya alam di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor. Pertumbuhan populasi manusia menambah tekanan pada sumber daya. Peningkatan konsumsi memperbesar permintaan. Eksploitasi berlebih menurunkan ketersediaan. Teknologi yang dianggap dapat memecahkan segala masalah seringkali tidak mempertimbangkan dampak jangka panjang. Pencemaran dan kerusakan lingkungan juga mempercepat penurunan potensi.

Pengaruh sumber daya alam terhadap kehidupan penduduk sangat signifikan. Sumber daya alam menjadi bahan baku kehidupan sehari‑hari: makanan, minuman, tempat tinggal, energi, dan pembangkit listrik. Sumber daya pertanian digunakan untuk menanam gandum, padi, jagung, dan tanaman hortikultura. Sumber daya perairan menyediakan ikan dan organisme air lainnya. Air, tanah, dan matahari mendukung pertumbuhan tanaman.

Perbedaan sumber daya alam antara negara memicu kegiatan ekspor dan impor. Ekspor adalah penjualan produk ke luar negeri, sedangkan impor adalah pembelian produk dari luar negeri. Perdagangan internasional dapat dilakukan antarindividu, antarindividu dengan pemerintah, atau antar pemerintah.

B. Potensi Indonesia menjadi Negara Maju

Indonesia memiliki beberapa potensi yang dapat mendukung transformasi menjadi negara maju:

  • a) Potensi Sumber Daya Alam – Keanekaragaman hayati, pertanian dan perkebunan (kelapa sawit, karet, kopi, kakao), tambang dan energi (batu bara, minyak bumi, gas alam, timah, nikel, tembaga), energi terbarukan (panas bumi, air, surya), perikanan dan kelautan, kehutanan dan industri kayu, industri pangan dan bioteknologi, serta bahan baku industri (nikel, timah, bauksit) dan industri sawit dan bioenergi.
  • b) Potensi Bonus Demografi – Kondisi ketika sebagian besar penduduk berada dalam usia produktif. Manfaat bonus demografi meliputi peningkatan produktivitas ekonomi, peningkatan konsumsi, inovasi dan teknologi, serta peluang investasi.
  • c) Toponimi – Studi tentang nama tempat yang berakar pada sejarah dan budaya. Toponimi diturunkan turun‑turun dan mencerminkan identitas kultural.

C. Ekonomi di Lingkungan Sekitar

Pelaku ekonomi dapat dibagi menjadi tiga aktivitas utama: konsumsi, produksi, dan distribusi. Pelaku ekonomi terdiri dari rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, rumah tangga pemerintahan, dan masyarakat luar negeri. Pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pasar memiliki fungsi distribusi, pembentukan harga, dan promosi.

Harga adalah nilai tukar barang dan jasa yang dinyatakan dalam uang. Harga memudahkan transaksi, menentukan kualitas, dan menjadi dasar bagi produsen untuk mendapatkan laba. Konsumen menggunakan harga sebagai acuan keputusan pembelian.

D. Interaksi Sosial

Interaksi sosial menciptakan status sosial dan peran sosial. Status sosial terbagi menjadi tiga: assigned status (ditetapkan masyarakat), achieved status (diperoleh melalui usaha), dan ascribed status (diperoleh melalui kelahiran). Peran sosial adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang dalam status tertentu. Contohnya, kepala sekolah berperan memberi arahan dan motivasi bagi guru.

Materi Tema 4: Pemberdayaan Masyarakat

A. Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya tinggi. Faktor geografis memengaruhi keragaman budaya melalui isolasi geografis, letak geografis, dan kondisi iklim. Isolasi geografis memisahkan pulau-pulau sehingga berkembang suku bangsa yang berbeda. Letak geografis di persilangan Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Pasifik membuka peluang pertukaran budaya. Perbedaan iklim menciptakan perbedaan pola perilaku, bahasa, sistem mata pencaharian, dan sistem ekonomi.

Jenis-jenis keragaman budaya meliputi bahasa, sistem pengetahuan, organisasi kemasyarakatan, peralatan hidup dan teknologi, mata pencaharian, sistem ekonomi, serta seni dan agama.

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

Sejarah lokal mencakup kisah Sultan Nuku, Ratu Kalinyamat, dan Laksamana Malahayati. Permasalahan sosial budaya seringkali muncul akibat eksploitasi pembangunan berlebihan, kesenjangan sosial dan kemiskinan, ketimpangan gender, serta perilaku remaja seperti vandalisme, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.

C. Pemberdayaan Masyarakat

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, masyarakat harus bekerja dan mengelola keuangan. Konsep keuangan meliputi uang, pendapatan, tabungan, investasi, literasi keuangan, pengelolaan keuangan keluarga, lembaga keuangan, serta peran masyarakat dan negara dalam pertumbuhan ekonomi era digital.

Uang terbagi menjadi uang kartal (kertas dan logam) dan uang giral (simpan di bank). Pendapatan adalah hasil dalam satuan uang yang diperoleh dari kegiatan. Tabungan adalah simpanan yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari‑hari. Investasi bertujuan meningkatkan nilai tambah uang, dengan hasil berupa laba, dividen, atau bunga. Literasi keuangan adalah pengetahuan yang memandu keputusan pembelian, penjualan, tabungan, investasi, dan pekerjaan.

Pengelolaan keuangan keluarga meliputi perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian keuangan untuk konsumsi, tabungan, dan investasi. Tujuannya meminimalkan pengeluaran tidak diinginkan, mengalokasikan dana secara efisien, mencapai target jangka panjang, melindungi kekayaan, mengatur kas, dan mengelola utang serta piutang. Langkah-langkahnya meliputi menyusun tujuan, rencana pendapatan, rencana pengeluaran, dan melakukan review. Mode pengelolaan termasuk sistem amplop, buku kas harian, dan kas keluarga.

Lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank, menyediakan layanan transaksi keuangan. Bank menerima dan menghimpun tabungan serta meminjamkan uang. Lembaga nonbank mengumpulkan dana melalui surat berharga untuk disalurkan kepada perusahaan.

Peran masyarakat dalam era digital melibatkan belajar teknologi, meningkatkan literasi digital, dan meningkatkan keterampilan teknologi. Peran pemerintah mencakup memperluas akses internet, meningkatkan pemahaman teknologi, memberikan modal usaha bagi usaha kecil, serta bekerja sama dengan swasta untuk pelatihan ekonomi digital.

D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

Komunitas berperan dalam pembangunan berkelanjutan dengan mempengaruhi mindset ramah lingkungan, aktif melalui dimensi pembangunan, dan menjaga alam serta melakukan kegiatan sosial dan ekonomi secara bertanggung jawab.

Demikian rangkuman materi IPS untuk kelas tujuh semester dua Kurikulum Merdeka. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.

Materi ini menyoroti pentingnya pemahaman sumber daya alam, ekonomi lokal, dan peran sosial dalam membentuk masyarakat yang berdaya. Dengan menguasai konsep-konsep ini, siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

sumber daya alamekonomi lokalpemberdayaan masyarakatliterasi keuangankeanekaragaman budayaekonomi digitalpembangunan berkelanjutan

Komentar

Memuat komentar...