Siswa SMPN 1 Bulu Berikan Sepeda bagi Teman Tanpa Kendaraan
Gambar atau konten salah?
Video yang menampilkan kebersamaan siswa‑siswi SMPN 1 Bulu, Kabupaten Temanggung, beredar di media sosial dan menampilkan momen kejutan bagi salah satu teman sekelasnya. Video tersebut diposting dua hari yang lalu di akun Instagram @kejadiantemanggung.
Di dalam rekaman, wali kelas dan para siswi kelas 8 F masuk ke ruang kelas sambil membawa sebuah sepeda. Seorang siswi mengenakan seragam olahraga menuntun sepeda itu. Saat pintu kelas dibuka, seorang siswa terkejut melihat sepeda yang menunggu di dalam ruang.
Wali kelas 8 F, Sri Wahyuti, menjelaskan latar belakang momen tersebut. Ia mengatakan, “Di kelas saya mengecek, anak berinisial R (14). Kemarin sehat, kok tiba‑tiba izin sakit. Kadang sudah banyak izin sakitnya.”
Setelah menanyakan kondisi R kepada teman‑temannya, Sri mendengar fakta yang tak terduga. R tidak sakit, namun ia tidak memiliki kendaraan untuk menuju sekolah. Rumahnya berada di daerah Pengilon, berjarak sekitar 2,5 km dari sekolah di wilayah Bulu.
Ide memberi sepeda muncul ketika salah satu siswa mengusulkan, “Bagaimana bu kalau beli sepeda buat teman kita.” Sri bertanya kepada teman‑temannya dan semua setuju. Anak‑anak itu kemudian mengumpulkan iuran masing‑masing Rp 20 ribu.
Dengan total Rp 750 ribu, Sri menggunakan uang kas kelas dan menambah kekurangan dari tabungannya sendiri. Ia menjelaskan, “Total harga Rp 750 ribu. Kalau dihitung anak kan 30, terus satu anak yang dikasih. Jadi, ada 29 anak (iuran). Terus, kekurangannya saya.”
Sri juga menegaskan bahwa semua anak tersebut akrab dan kompak. Ia menambahkan, “Saya juga kaget kok ada yang usul seperti ini dan pada setuju.”
Wali kelas menekankan pentingnya menjaga lingkungan belajar yang bebas geng‑geng dan bullying. Ia mengatakan, “Setiap Jumat ada pembinaan. Saya selalu menanyakan kondisi anak‑anak.”
Reaksi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyo, juga positif. Ia mengapresiasi inisiatif siswa dan menegaskan bahwa kasus R akan menjadi perhatian. Ia menulis, “Kewajiban warga negara untuk terlibat dalam kemajuan pendidikan menjadi inspiratif karena dilakukan anak oleh sahabat belajar di kelas.”
Dindikpora juga menyatakan, “Pemerintah Kabupaten akan terus memperhatikan akses bagi semua anak Temanggung untuk dapat belajar. Kami akan catat dan perhatikan ananda tersebut supaya terus dapat belajar.”
Video tersebut diunggah pada Kamis 16 April 2026 dan mendapat respon positif di media sosial. Pada Senin 20 April 2026, foto kejutan itu juga diunggah, menampilkan kebahagiaan R saat menerima sepeda.
Keberhasilan inisiatif ini menyoroti bagaimana usaha kecil dapat mengatasi kendala besar. Siswa‑siswa yang berkontribusi tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga menunjukkan rasa empati dan solidaritas. Guru dan kepala dinas menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kebersamaan di antara murid.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Berita Terbaru
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
