Skateboarder Dana Sendiri Perbaiki Skatepark Alun Merdeka
Gambar atau konten salah?
Malang – Sejumlah skateboarder di kota ini menunjukkan aksi spontanitas dengan menyalurkan dana sendiri untuk memperbaiki skatepark di Alun‑Alun Merdeka. Mereka menanggapi kondisi lintasan yang sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan.
Komunitas tersebut bersatu, menambal bagian lintasan yang berlubang dan retak. Langkah ini diambil karena mereka tidak puas dengan perbaikan yang sebelumnya dilakukan pemerintah. Kerusakan di beberapa titik dianggap berisiko memicu cedera serius, terutama ketika para skateboarder melakukan manuver dengan kecepatan tinggi.
Menunggu respons pemerintah yang belum pasti, para skateboarder memilih mengumpulkan dana secara swadaya. Aksi ini telah menjadi viral di media sosial, menyoroti keteguhan komunitas dalam menjaga fasilitas olahraga yang mereka cintai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, memaklumi tindakan tersebut. Ia mengakui bahwa perbaikan yang dilakukan pemerintah sebelumnya belum mencakup seluruh aspek skatepark.
Menurut Raymond, proyek revitalisasi kawasan Alun‑Alun Merdeka yang didukung dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim senilai Rp 5 miliar sebelumnya lebih menitikberatkan pada pembenahan minor dan estetika, bukan renovasi total pada konstruksi lintasan. “Yang kemarin kita lakukan pada waktu revitalisasi oleh Bank Jatim memang perbaikan kecil, bukan perbaikan signifikan. Jadi pengecatan, alasnya, dan pengecatan besi‑besinya,” ujar Raymond kepada wartawan, 02 Juni 2026.
Pelayanan pemerintah tidak mempersoalkan inisiatif mandiri komunitas. Sebaliknya, DLH Kota Malang mengapresiasi dan membuka jalur komunikasi yang lebih luas agar kebutuhan fasilitas olahraga dapat diakomodasi dengan tepat sasaran. “Kalau memang dari teman‑teman komunitas bisa memperbaiki lebih bagus, kita tidak ada masalah. Cuma memang ke depan bisa koordinasi, sehingga mana‑mana yang harus diperbaiki sesuai dengan keinginan teman‑teman, nanti bisa kita lakukan,” ungkap Raymond.
Raymond juga mengajak komunitas untuk tidak ragu mengajukan usulan resmi terkait spesifikasi perbaikan lintasan yang ideal kepada pemerintah. Ia menekankan pentingnya langkah ini agar anggaran yang akan dialokasikan di masa mendatang tidak sia‑sia dan benar-benar sesuai dengan standar keselamatan para atlet. “Boleh disampaikan, karena memang yang paling paham untuk lintasan itu teman‑teman komunitas,” pungkas ia.
Dengan inisiatif ini, skateboarder Malang menunjukkan bahwa kolaborasi antara warga dan pemerintah dapat menghasilkan solusi yang lebih baik. Aksi spontanitas mereka tidak hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan ruang publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
