SLB Kumala Bhayangkari Gresik Terima Penghargaan Kapolres
Gambar atau konten salah?
23 siswa SLB Kumala Bhayangkari Gresik menerima penghargaan dari Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution setelah berhasil menorehkan prestasi di berbagai ajang perlombaan. Puluhan siswa tersebut meraih juara di kategori pencak silat, mewarnai, desain, dan hafalan surat pendek. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan semangat para siswa dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Dalam kesempatan itu, AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa SLB Kumala Bhayangkari Gresik yang mampu menunjukkan prestasi membanggakan. “Kami sangat mengapresiasi dan bangga kepada adik-adik yang telah berprestasi. Ini membuktikan bahwa semangat dan kerja keras mampu membawa hasil yang luar biasa,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut tidak hanya membanggakan sekolah dan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Jangan pernah minder dan teruslah berkarya. Kalian semua memiliki kemampuan hebat dan masa depan yang cerah,” tambahnya.
Pemberian penghargaan berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Para guru serta orang tua siswa turut mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan Kapolres Gresik kepada anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.
Pihak sekolah berharap penghargaan ini dapat menambah motivasi para siswa agar terus berlatih, percaya diri, dan terus menorehkan prestasi di berbagai bidang.
Acara ini menyoroti dedikasi siswa dengan kebutuhan khusus dan dukungan kuat dari komunitas. Penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa kerja keras dan semangat dapat menghasilkan hasil yang luar biasa, sekaligus memberi contoh bagi generasi muda di sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
