SMK Gianyar, Sukawati Ikut Junior Sentinel Challenge 2026
Gambar atau konten salah?
Gianyar, 13 Mei 2026 – Dua sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Gianyar, yaitu SMK Negeri 1 Gianyar dan SMK Negeri 1 Sukawati, akan mengikuti seleksi Junior Sentinel Challenge (JSC) 2026. Kompetisi ini melibatkan siswa SMK negeri maupun swasta jurusan TI di seluruh Provinsi Bali.
Menurut Kepala Bidang Persandian Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, I Putu Sundika, “Nantinya tim yang memperoleh nilai tertinggi akan menjadi perwakilan kabupaten/kota di tingkat provinsi.”
Para siswa akan berkompetisi hanya dalam format tim. “Para siswa hanya akan berkompetisi secara tim. Babak penyisihan atau seleksi itu tidak lagi digelar dalam format individu.”
Pelaksanaan tahun ketiga ini membawa beberapa perubahan. “Pelaksanaan tahun ketiga ini terdapat sejumlah penyempurnaan, di antaranya penggunaan format tim menggantikan format perorangan, serta pelaksanaan babak penyisihan di masing-masing kabupaten/kota,” kata Sundika. Dengan demikian, setiap kabupaten/kota akan mengadakan babak penyisihan sebelum menuju ke tingkat provinsi.
Selama seleksi, kemampuan digital siswa diuji melalui kompetisi capture the flag. Tantangan tersebut mencakup analisis keamanan sistem, pemecahan masalah siber, serta kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah di bidang teknologi informasi. Semua peserta diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik dan menampilkan semangat kolaborasi serta sportivitas.
Sundika menegaskan, “Kami mengapresiasi SMK Negeri 1 Gianyar dan SMK Negeri 1 Sukawati yang telah menunjukkan semangat dan antusiasme untuk mengikuti kegiatan ini.”
Partisipasi kedua sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber dan memperkuat literasi digital generasi muda di Bali. “Gianyar jadi tuan rumah babak penyisihan JSC 2026. Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menyiapkan sumber daya manusia Bali di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat,” tambahnya.
Dengan dukungan pemerintah dan komitmen siswa, kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan keterampilan keamanan siber di kalangan pelajar, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan digital di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Satu Kematian Rabies di Desa Tukadaya, Bali: Kasus Pertama Manusia
Wakil Menteri Kunjungi SMP Tabanan, Cek Revitalisasi, MBG
Wakil Menteri Kunjungi SDN 3 Sembung Gede, Minta Revitalisasi
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Berita Terbaru
BKK Palembang Tegakkan Skrining Kesehatan Jemaah Haji
Raffi Ahmad: Deepfake Merusak Reputasi, Panggil Waspada
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat
40 Titik Panas Terpantau di Muratara, Risiko Karhutla Tinggi
Komisi XIII DPR Susun Kesepakatan Penyelesaian Agraria Padang
1 Muharram Jadi Hari Libur Nasional 2026 Tanpa Cuti Bersama
Slamet Santoso, Pemuda Banyuwangi, Menjadi Pemain Pro di Polandia
