Spanyol: Juara 2010, Kini Performa Tidak Konsisten
Gambar atau konten salah?
Spanyol menjadi juara Piala Dunia pada 2010. Sejak saat itu, tim nasionalnya belum mampu menandingi prestasi itu.
Di tiga edisi berikutnya, Spanyol hanya memenangkan 3 kali dari 11 laga. Pencapaian tertinggi yang pernah mereka raih adalah sampai babak 16 besar.
Di Piala Dunia 2014, Spanyol hanya berhasil mengalahkan Australia 3‑0. Mereka juga kalah 1‑5 dari Belanda dan 0‑2 dari Chile, sehingga tersingkir di fase grup.
Di 2018, Spanyol menorehkan kemenangan 1‑0 atas Iran dan hasil imbang 2‑2 dengan Spanyol serta 2‑2 dengan Maroko. Tuan rumah Rusia mengalahkan mereka 1‑1, dan Spanyol tersingkir lewat adu penalti di babak 16 besar.
Di 2022, Spanyol mencetak kemenangan 7‑0 atas Kosta Rika. Namun mereka berakhir seri 1‑1 dengan Jerman dan kalah 1‑2 dari Jepang. Akhirnya, Maroko mengalahkan Spanyol lewat adu penalti setelah skor 0‑0.
Untuk Piala Dunia 2026, Spanyol masuk ke Grup H bersama Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. Bagaimana mereka akan melangkah lebih jauh masih menjadi pertanyaan.
Secara keseluruhan, prestasi Spanyol di Piala Dunia setelah 2010 menunjukkan ketidakstabilan. Meskipun memiliki pemain berbakat, tim ini belum dapat mereplikasi kejayaan 2010. Keberhasilan di masa depan akan bergantung pada konsistensi performa dan strategi yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua AFF U-19 2026
Ronaldo 41, Portugal Siap Main di Piala Dunia 2026 Menuju Final
John Herdman Uji Garuda di Pertandingan Oman & Mozambik
Liverpool Pecat Pelatih Arne Slot, Van Dijk
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
