Spanyol Unggul Rekor, Pelatih Tetap Rendah Hati
Gambar atau konten salah?
Timnas Spanyol memiliki rekor pertemuan yang lebih baik melawan Portugal menjelang laga 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, pelatih Luis de la Fuente memilih untuk tetap rendah hati dan tidak terbawa euforia.
Pertandingan antara Portugal dan Spanyol akan digelar di Stadion Dallas pada Selasa, 07 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Laga ini menjadi salah satu duel yang paling dinantikan di babak gugur turnamen.
Berdasarkan data dari 11v11, kedua tim telah bertemu sebanyak 42 kali sepanjang sejarah. Dari jumlah tersebut, Spanyol unggul telak dengan 19 kemenangan. Sementara itu, Portugal hanya mampu memenangkan tujuh pertandingan. Sebanyak 11 laga lainnya berakhir imbang.
Dalam enam pertemuan terakhir, Spanyol tidak pernah kalah dalam waktu normal melawan Portugal. Satu kemenangan dan lima hasil imbang tercatat dalam periode tersebut. Namun, ada satu hasil imbang yang berujung kekalahan pahit bagi Spanyol. Itu terjadi pada final UEFA Nations League tahun lalu. Setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Spanyol kalah adu penalti 3-5 dari Portugal.
De la Fuente menegaskan bahwa pertandingan kali ini akan berbeda. Apalagi laga ini berlangsung di Piala Dunia, bukan turnamen lain. "Saya rasa pertandingan ini akan sangat berbeda, bukan hanya dari segi sepakbola," ujar de la Fuente kepada Reuters. "Ide sepakbola kami serupa; kami sama-sama suka menguasai bola. Namun, ini adalah Piala Dunia, dan Piala Dunia adalah kesempatan yang unik," tambahnya.
Spanyol datang dengan modal positif. Tim Matador belum kebobolan dalam empat pertandingan terakhir. Ini menjadi tantangan berat bagi Portugal yang harus mencari cara menembus pertahanan Spanyol.
Dalam enam laga terakhir, Spanyol tak terkalahkan selama 90 menit melawan Portugal. Rinciannya, satu kemenangan dan lima hasil imbang. Namun, satu hasil imbang itu berbuah kekalahan untuk Spanyol saat adu penalti di final UEFA Nations League tahun lalu. Setelah skor 2-2 bertahan hingga 120 menit, Portugal menang 5-3 melalui adu penalti.
De la Fuente menekankan bahwa pertandingan kali ini akan berbeda. "Saya rasa pertandingan ini akan sangat berbeda, bukan hanya dari segi sepakbola," katanya. Ia menambahkan bahwa kedua tim memiliki gaya bermain yang mirip, sama-sama suka menguasai bola. "Namun, ini adalah Piala Dunia, dan Piala Dunia adalah kesempatan yang unik," ujarnya.
Spanyol datang dengan modal bagus. Tim Matador belum kebobolan dalam empat pertandingan terakhir. Ini menjadi tantangan berat bagi Portugal yang harus mencari celah di lini belakang Spanyol.
Secara keseluruhan, Spanyol memang lebih dominan dalam sejarah pertemuan kedua tim. Namun, Portugal pernah mengalahkan Spanyol di final Nations League melalui adu penalti. De la Fuente mengingatkan bahwa Piala Dunia adalah panggung yang berbeda, dan segala kemungkinan bisa terjadi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kominfo dan DPRD Jatim Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026
Spanyol Vs Prancis: De la Fuente Akui Les Bleus Semakin Kuat
Haaland Bawa Rakun Awetan dari Piala Dunia 2026
De la Fuente: Inggris Vs Argentina Juga Final Dini
Dybala Terima Potongan Gaji Demi Bertahan di Roma
Prancis vs Spanyol, Head to Head 39 Laga
Berita Terbaru
Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Ciganitri Ditutup Permanen
Banjir Rob Kembali Rendam 36 Rumah di Pati
Kominfo dan DPRD Jatim Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026
Spanyol Vs Prancis: De la Fuente Akui Les Bleus Semakin Kuat
163 Siswa Baru Sekolah Rakyat Bali Mulai MPLS
Ana/Trias Lolos ke Babak Kedua Japan Open 2026
Dua Siswa Indonesia Siap Bertarung di Olimpiade Internasional
