SPBU Vivo Tutup, Harga BBM Nonsubsidi Tetap, Stok Menipis

Nita W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 109 dibaca
Bisik.id
SPBU Vivo Tutup, Harga BBM Nonsubsidi Tetap, Stok Menipis

Gambar atau konten salah?

Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Vivo pada 01 April 2026 masih belum terungkap. Tiga gerai SPBU Vivo yang dikunjungi oleh tim pengunjung, semua terpantau tutup. Pada jam 06.00 WIB, gerai biasanya sudah buka, namun di sini tidak ada aktivitas di dalamnya. Pegawai tidak terlihat, dan totem harga mati.

Harga BBM nonsubsidi di gerai SPBU Pertamina dan SPBU BP tetap menggunakan angka yang sama dengan bulan Maret 2026. Harga Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan.

“Yah, tutup ya,” ungkap salah seorang pemotor yang langsung melanjutkan perjalanannya.

Di akun Instagram spbuvivo, hingga saat tulisan ini selesai, belum ada pembaruan harga untuk 01 April 2026. Ketersediaan stok, khususnya RON 92, sudah menipis. Di Jakarta, gerai SPBU Vivo masih tersedia di Kedoya, sementara Tendean dan Kemang tercatat stok habis.

Di wilayah Bekasi, sembilan gerai SPBU Vivo tersebar. Delapan gerai menunjukkan stok menipis, dan satu gerai di Kalimalang sudah kehabisan stok. Di Bogor, gerai SPBU Batutulis dan Sentul sudah habis. Di Tangerang, gerai BSD dan Bintaro S9 juga kosong. Sementara di Depok, gerai Limo terpantau kehabisan sejak kemarin, dan gerai Cimanggis serta Sawangan menunjukkan stok menipis.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi di gerai swasta belum mengalami perubahan. Ia menyatakan, “Yang nonsubsidi sampai dengan hari ini (31/3/2026) kami dengan tim Pertamina, maupun dengan SPBU‑SPBU swasta lain, sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Nah waktunya kapan, tunggu dulu. Jadi artinya apa, belum ada penyesuaian harga, masih tetap sama,” tegas Bahlil.

Dengan banyaknya gerai SPBU Vivo yang tutup atau stok menipis, para pengendara di Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Depok menghadapi ketidakpastian. Meskipun harga BBM nonsubsidi belum berubah, ketersediaan di gerai swasta menjadi faktor utama yang memengaruhi perjalanan harian. Situasi ini menyoroti perlunya koordinasi lebih lanjut antara pemerintah dan operator gerai swasta untuk memastikan pasokan tetap stabil di tengah permintaan tinggi.

SPBU Vivotutup geraiharga BBM nonsubsidistok menipisJakartaBekasiBogor

Komentar

Memuat komentar...