SPBU Vivo Tutup, Harga BBM Nonsubsidi Tetap, Stok Menipis
Gambar atau konten salah?
Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Vivo pada 01 April 2026 masih belum terungkap. Tiga gerai SPBU Vivo yang dikunjungi oleh tim pengunjung, semua terpantau tutup. Pada jam 06.00 WIB, gerai biasanya sudah buka, namun di sini tidak ada aktivitas di dalamnya. Pegawai tidak terlihat, dan totem harga mati.
Harga BBM nonsubsidi di gerai SPBU Pertamina dan SPBU BP tetap menggunakan angka yang sama dengan bulan Maret 2026. Harga Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan.
“Yah, tutup ya,” ungkap salah seorang pemotor yang langsung melanjutkan perjalanannya.
Di akun Instagram spbuvivo, hingga saat tulisan ini selesai, belum ada pembaruan harga untuk 01 April 2026. Ketersediaan stok, khususnya RON 92, sudah menipis. Di Jakarta, gerai SPBU Vivo masih tersedia di Kedoya, sementara Tendean dan Kemang tercatat stok habis.
Di wilayah Bekasi, sembilan gerai SPBU Vivo tersebar. Delapan gerai menunjukkan stok menipis, dan satu gerai di Kalimalang sudah kehabisan stok. Di Bogor, gerai SPBU Batutulis dan Sentul sudah habis. Di Tangerang, gerai BSD dan Bintaro S9 juga kosong. Sementara di Depok, gerai Limo terpantau kehabisan sejak kemarin, dan gerai Cimanggis serta Sawangan menunjukkan stok menipis.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi di gerai swasta belum mengalami perubahan. Ia menyatakan, “Yang nonsubsidi sampai dengan hari ini (31/3/2026) kami dengan tim Pertamina, maupun dengan SPBU‑SPBU swasta lain, sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Nah waktunya kapan, tunggu dulu. Jadi artinya apa, belum ada penyesuaian harga, masih tetap sama,” tegas Bahlil.
Dengan banyaknya gerai SPBU Vivo yang tutup atau stok menipis, para pengendara di Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Depok menghadapi ketidakpastian. Meskipun harga BBM nonsubsidi belum berubah, ketersediaan di gerai swasta menjadi faktor utama yang memengaruhi perjalanan harian. Situasi ini menyoroti perlunya koordinasi lebih lanjut antara pemerintah dan operator gerai swasta untuk memastikan pasokan tetap stabil di tengah permintaan tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
