SPMB Bandung 2026/27: Tantangan dan Transparansi

Kartika D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 97 dibaca
Bisik.id
SPMB Bandung 2026/27: Tantangan dan Transparansi

Gambar atau konten salah?

SMPB Kota Bandung telah resmi dimulai. Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyoroti tantangan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan SPMB untuk jenjang TK, SD, dan SMP pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Menurut Kang Asmul, politisi PKS yang akrab dipanggil, masalah klasik tetap muncul tiap tahun. Tinggi minat masyarakat mendaftarkan anak ke sekolah negeri favorit yang lokasinya dekat dengan tempat tinggal menjadi kendala utama. Sementara itu, daya tampung sekolah justru menurun pada tahun ini.

Ia mengutip laporan yang diterimanya: “Jumlah rombongan belajar (rombel) di sejumlah sekolah mengalami pengurangan. Kalau sebelumnya delapan rombel saja sudah terasa kurang, sekarang bahkan ada yang hanya empat rombel. Artinya beban tahun ini semakin berat,” ujar Kang Asmul pada Rabu, 06 Mei 2026. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan di lapangan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Oleh karena itu, Kang Asmul meminta Pemerintah Kota Bandung, khususnya Dinas Pendidikan, untuk memperkuat strategi komunikasi kepada masyarakat. Salah satu langkah yang ditekankan adalah meningkatkan intensitas sosialisasi terkait mekanisme SPMB, mulai dari tahapan pendaftaran, jadwal pelaksanaan, hingga sistem seleksi yang digunakan.

Sosialisasi harus jauh lebih masif. Masyarakat harus benar-benar memahami bagaimana alur, tahapan, serta mekanisme yang berlaku agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan dan transparansi dalam pelaksanaan SPMB. Menurutnya, sistem yang transparan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Kita ingin memperkuat kinerja pemerintah kota agar mendapat dukungan masyarakat. Kuncinya adalah transparansi dan akuntabilitas. Kalau prosesnya terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan, kepercayaan publik akan meningkat,” tambah Kang Asmul.

Selanjutnya, DPRD berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bandung. Dengan sistem yang baik, diharapkan lahir generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.

Kota Bandung sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat memiliki harapan besar untuk mencetak generasi yang berkualitas. Ini harus kita kawal bersama,” pungkasnya.

Perhatian terhadap kapasitas sekolah dan transparansi proses seleksi menjadi fokus utama. Keterlibatan aktif masyarakat dan komunikasi yang jelas diharapkan dapat mengurangi ketidakpastian dan mempermudah proses pendaftaran. Dengan demikian, harapan terciptanya generasi yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global dapat terwujud.

SMPB Kota BandungDaya tampung sekolahSosialisasi SPMBTransparansi proses seleksiKualitas pendidikanGenerasi unggulDinas Pendidikan

Komentar

Memuat komentar...