Sterling di Feyenoord: Kebugaran Rendah, Peringkat Cadangan

Mira T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Sterling di Feyenoord: Kebugaran Rendah, Peringkat Cadangan

Gambar atau konten salah?

Raheem Sterling berusia 31 tahun, kini melangkah ke liga Belanda. Setelah diasingkan oleh Chelsea, ia dipindahkan secara permanen ke Feyenoord dengan kontrak hanya enam bulan.

Di Belanda, Sterling belum menemukan ritme. Sejak kedatangannya pada 02 Februari 2024, ia telah tampil enam kali dan hanya menoreh satu assist. Pertandingan terakhirnya, 1–1 melawan NEC Nijmegen, menandai saat dia dicadangkan oleh pelatih Robin van Persie. Pelatih menilai pemain itu belum fit.

Berbagai pendapat menyebar di kalangan pengamat sepak bola Belanda. Mikos Gouka, koresponden Feyenoord, menyampaikan kepada Voetbalpraat bahwa Sterling “diturunkan karena kebugarannya dan disiplin taktisnya. Dia bermain bagus, tetapi ketika Anda perlu menciptakan peluang, dia bukanlah seorang pemain sayap kiri.”

Arno Vermeulen, jurnalis, mengemukakan bahwa Sterling sudah melewati masa jayanya. Ia menambahkan, “Keajaiban itu tidak terjadi. Dia tidak fit. Dia sudah melewati masa jayanya. Dia tidak bisa mengikuti ritme permainan. Meraih hasil juga berarti memutuskan bahwa Sterling tidak masuk dalam starting eleven.”

Jeroen Elshoff, komentator, menilai Sterling “sudah tidak bisa berlari.” Ia melanjutkan, “Selain melepaskan satu umpan terobosan yang indah, Sterling tidak berkontribusi apa-apa lagi. Dia tidak bisa berlari lagi. Anda harus berjuang, bekerja keras, dan bermain sepakbola yang disiplin, dan di levelnya, itu sama sekali tidak terjadi.” Elshoff menutup dengan, “Saya tidak berpikir Van Persie akan memasukkannya kembali ke starting line-up dalam waktu dekat.”

Penurunan performa Sterling bermula ketika ia bergabung dengan Chelsea pada 2022. Selama dua musim, ia kesulitan bersinar. Sebelum dilepas, ia juga dipinjamkan ke Arsenal, di mana ia hanya mencetak satu gol dari 28 laga pada musim 2024/2025.

Keputusan Feyenoord untuk menandatangani Sterling tampak lebih sebagai upaya terakhir. Meskipun ia pernah memenangkan empat gelar Premier League bersama Manchester City, saat ini ia belum mampu menyesuaikan diri dengan tempo liga Belanda. Para analis setuju bahwa ia masih berjuang untuk kembali ke puncak kariernya.

Dalam konteks ini, Sterling harus menunjukkan kebugaran dan disiplin yang lebih baik jika ingin kembali menjadi pemain kunci. Hanya waktu yang akan menilai apakah ia dapat menyesuaikan diri atau tetap berada di posisi cadangan.

Raheem SterlingFeyenoordRobin van PersieBelandaPremier Leaguekebugarandisiplin

Komentar

Memuat komentar...