STPN Buka Penerimaan Taruna 2026/2027: 350 Kursi Disediakan

Bayu K. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
STPN Buka Penerimaan Taruna 2026/2027: 350 Kursi Disediakan

Gambar atau konten salah?

Para pelajar yang sedang mencari kampus untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah seringkali menimbang berbagai pilihan. Selain perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan, banyak yang memfokuskan perhatian pada kampus vokasi yang menawarkan keterampilan langsung yang dibutuhkan di dunia kerja. Salah satu institusi tersebut adalah Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), yang kembali membuka penerimaan taruna baru pada tahun akademik 2026/2027.

STPN berada di bawah naungan Kementerian ATR/BPN dan memiliki tujuan khusus mencetak tenaga profesional di bidang pertanahan, survei pemetaan, administrasi pertanahan, serta penataan ruang. Karena fokusnya yang cukup spesifik, lulusan STPN sangat dicari dalam sektor pertanahan, properti, pemetaan, dan tata ruang.

Kuota Penerimaan Taruna Baru STPN 2026
Pada Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) tahun akademik 2026/2027, STPN menyediakan total 350 kursi. Kuota ini dibagi ke dalam beberapa jalur seleksi sebagai berikut:

  • Jalur umum: 260 peserta
  • Jalur tugas belajar: 60 peserta
  • Jalur kerja sama pemerintah daerah: 30 peserta

Jurusan yang Dibuka di Politeknik Agraria STPN
STPN membuka empat program studi Sarjana Terapan (D4) bagi penerimaan taruna tahun ini. Setiap jurusan dirancang untuk mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya di sektor agraria dan pertanahan. Berikut daftar jurusan yang dibuka:

  • Sarjana Terapan Pertanahan
  • Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah
  • Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan
  • Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan

Jadwal Pendaftaran Politeknik Agraria STPN 2026
Pendaftaran dan pembayaran biaya seleksi berlangsung dari 25 Mei 2026 – 18 Juni 2026. Berikut tahapan dan jadwal seleksi secara rinci:

  • Pengumuman seleksi administrasi: 24 Juni 2026
  • Computer Based Test (CBT): 1–4 Juli 2026
  • Pengumuman hasil CBT: 9 Juli 2026
  • Tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara: 13–15 Juli 2026
  • Pengumuman kelulusan akhir: 22 Juli 2026
  • Daftar ulang: 23 Juli 2026
Karena seluruh proses seleksi berlangsung cukup singkat, calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen dan berkas persyaratan sejak awal agar tidak melewatkan tahapan penting.

Syarat Umum Pendaftaran Politeknik Agraria STPN
Sebelum mendaftar, calon taruna harus memenuhi persyaratan umum berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki KTP
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bebas narkoba
  • Tidak pernah terlibat tindak pidana
  • Melampirkan SKCK
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah atau hamil hingga semester 5
  • Batas usia: Jalur umum maksimal 21 tahun per 31 Agustus 2026
  • Batas usia: Jalur tugas belajar maksimal 28 tahun per 31 Agustus 2026

Persyaratan Nilai Akademik
Lulusan sebelum tahun 2026 wajib memiliki rata‑rata nilai ijazah minimal 75. Sedangkan lulusan 2026 wajib memiliki rata‑rata nilai SKL minimal 75. Jika belum memiliki SKL, dapat menggunakan nilai rapor semester 1 sampai semester 5 dengan rata‑rata minimal 75.

Jurusan SMA/SMK yang Bisa Mendaftar
STPN tidak hanya menerima lulusan dari satu jurusan tertentu. Sekolah kedinasan ini membuka peluang bagi lulusan SMA maupun SMK dari sejumlah jurusan yang relevan dengan bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Berikut daftar jurusan SMA/SMK yang bisa mendaftar:

  • IPA
  • IPS
  • Bangunan
  • Survei Pemetaan
  • Geomatika
  • Komputer
  • Pertambangan

Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan
Program ini memiliki persyaratan khusus terkait asal jurusan. Selain itu, lulusan D1 Pengukuran dan Penataan Kadastral juga dapat mendaftar dengan syarat memiliki IPK minimal 3,00 dan berusia maksimal 23 tahun. Berikut jurusan yang dapat mendaftar pada program studi ini:

  • IPA
  • Survei Pemetaan
  • Geomatika
  • Komputer
  • Bangunan
  • Pertambangan
  • Geologi

Apakah Lulusan STPN Langsung Jadi CPNS?
Perlu diketahui bahwa Politeknik Agraria STPN bukan sekolah kedinasan dengan skema ikatan dinas. Jadi, lulusan STPN tidak otomatis diangkat menjadi CPNS setelah lulus. Meski begitu, lulusan tetap memiliki peluang besar mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK sesuai formasi yang tersedia di Kementerian ATR/BPN maupun instansi pemerintah lainnya.

Prospek Kerja Lulusan Politeknik Agraria STPN
Selain peluang menjadi ASN, lulusan STPN juga memiliki prospek karier yang cukup luas. Beberapa bidang pekerjaan yang dapat ditekuni antara lain:

  • Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB)
  • Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
  • Kantor Notaris
  • Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
  • Perusahaan properti
  • Perusahaan survei dan pemetaan
  • Perusahaan perkebunan
  • BUMN dan BUMDK
  • Konsultan tata ruang dan pertanahan

STPN tetap menjadi pilihan favorit bagi siswa yang ingin berkarier di bidang pertanahan dan geospasial. Dengan kuota terbatas, jadwal seleksi yang ketat, dan persyaratan akademik yang jelas, calon mahasiswa harus mempersiapkan diri sejak dini. Lulusan STPN siap memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang relevan, baik di sektor publik maupun swasta.

Politeknik Agraria STPNPenerimaan Taruna BaruJurusan Sarjana TerapanSurvei PemetaanPertanahanSeleksi SPTBProspek Kerja

Komentar

Memuat komentar...