Sukabumi Cek Kesehatan Gratis Temukan Prediabetes, Obesitas
Gambar atau konten salah?
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi baru saja mempublikasikan data hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Data tersebut menunjukkan ribuan warga yang terdeteksi prediabetes, prehipertensi, dan obesitas sentral, kondisi yang menimbulkan risiko penyakit tidak menular di masa depan.
Menurut Kepala Dinas, Masykur Alawi, hasil skrining CKG mengungkap tren penyakit yang cukup mencolok di seluruh klaster masyarakat. “Ditemukan tren penyakit terbanyak di seluruh klaster, yaitu prehipertensi sebanyak 3.427 kasus atau 9,7%, obesitas sentral berdasarkan lingkar perut sebanyak 8.299 kasus atau 21,84%, serta hasil skrining gula darah yang menunjukkan kondisi prediabetes sebanyak 1.694 kasus atau 7,43%,” kata Masykur dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Di tengah temuan tersebut, pihak Dinas tidak tinggal diam. Penanganan medis maraton langsung dilakukan terhadap warga dengan risiko tinggi. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 450 orang telah ditindaklanjuti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Partisipasi masyarakat Sukabumi terhadap program ini cukup tinggi. Dari total 113.274 pendaftar, 70.224 masyarakat telah menyelesaikan pelayanan. Angka ini setara dengan 2,44% dari total sasaran di Kabupaten Sukabumi. Menurut Masykur, data ini akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan kesehatan ke depan.
Hasil capaian ini menjadi dasar tindak lanjut melalui kolaborasi dengan tim kerja pemangku program penyakit tidak menular. Data tersebut akan dijadikan acuan dalam upaya promotif, preventif, dan kuratif di masyarakat.
Program CKG menyertakan pemeriksaan hemoglobin (HB), kolesterol, gula darah sewaktu (GDS), serta tes kebugaran. Fokus utamanya adalah mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular yang belakangan kian meningkat.
Untuk memaksimalkan capaian, Dinkes Kabupaten Sukabumi telah memperluas titik pelayanan. Layanan yang sebelumnya hanya ada di Puskesmas kini telah menyentuh Puskesmas Pembantu (Pustu) hingga Posyandu, dan direncanakan segera merambah ke tingkat klinik swasta.
Selain itu, Dinkes juga melakukan jemput bola ke lingkungan birokrasi. Bekerja sama dengan Sekretariat Daerah (Setda), layanan cek kesehatan gratis ini bakal rutin digelar di tingkat kecamatan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan, dilakukan pula kolaborasi dengan Sekretariat Daerah (Setda) untuk melaksanakan CKG di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat serta mempercepat pencapaian target pemeriksaan kesehatan gratis di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Masykur.
Data ini menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan menindaklanjuti temuan skrining, Dinas Kesehatan berupaya mengurangi risiko penyakit tidak menular melalui intervensi dini dan peningkatan akses layanan kesehatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
624 Pendaftar Sekolah Maung Tampil Meski Sosialisasi Singkat
Sukabumi Bentuk Pokja BSAN, Fokus Kurangi Kekerasan Sekolah
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
