Sumatera Selatan Tumbuh 5,33% dan Turunkan Pengangguran
Gambar atau konten salah?
Perekonomian Sumatera Selatan menunjukkan performa yang kuat meski dunia menghadapi ketidakpastian. Pada periode terakhir, daerah ini mencatat pertumbuhan sebesar 5,33 persen, melewati rata‑rata nasional yang berada di 5,11 persen.
Herman Deru, gubernur Sumatera Selatan, menegaskan bahwa kondisi global yang memanas tidak menghambat laju pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. “Pertumbuhan ekonomi kita meskipun dalam suasana global yang memanas ini kita masih bisa tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel saat ini mencapai angka yang cukup menggembirakan dan berada di atas capaian nasional. “Pertumbuhan ekonomi saat ini tercatat sebesar 5,33 persen, lebih tinggi dibandingkan rata‑rata nasional sebesar 5,11 persen,” katanya.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka di Sumatera Selatan juga berhasil ditekan, menunjukkan perbaikan pada sektor ketenagakerjaan. “Sementara tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan hingga 3,89 persen pada tahun 2025,” jelasnya.
Herman Deru menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan ke depan. “Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen, sekaligus menjadi bahan refleksi untuk terus melangkah lebih baik ke depan,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah provinsi berkomitmen mengejar 12 program strategis sebagai prioritas pembangunan daerah di tahun mendatang. “Berbagai upaya dan langkah akan terus dilakukan dalam meningkatkan pembangunan melalui 12 program strategis dan prioritas,” ujarnya.
Program tersebut mencakup pembangunan New Palembang Port di Banyuasin, kelanjutan layanan kesehatan gratis (Berkat), ketahanan pangan, pendidikan berkeadilan, hingga infrastruktur merata. Di sektor ekonomi, pemerintah menyiapkan program 100 ribu Sultan Muda Sumsel untuk mencetak wirausaha muda di berbagai sektor.
“Untuk program 100 ribu Sultan Muda Sumsel, kami akan fasilitasi modal usaha bersama perbankan, BUMN, dan BUMD, serta perbanyak pelatihan skill bagi anak muda,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah menargetkan 100 persen desa teraliri listrik dan bebas blank spot internet. Dari sisi budaya dan agama, direncanakan pembangunan Masjid Raya Sumsel dan pelestarian aksara ulu.
Herman Deru mengatakan, pariwisata dipacu lewat Sumsel Wonderful 2030 dengan mengandalkan event ikonik dan wisata kuliner lokal. “Kami berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih, responsif, dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program ini juga menyentuh kesejahteraan perempuan dan anak serta revitalisasi pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. “Program ini juga menyentuh kesejahteraan perempuan dan anak, termasuk mendukung program makan bergizi gratis dan penguatan hak penyandang disabilitas. Pasar tradisional pun akan kita revitalisasi agar menjadi sentra ekonomi kerakyatan yang kuat,” tuturnya.
Secara keseluruhan, Sumatera Selatan menampilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik daripada rata‑rata nasional, menurunkan tingkat pengangguran, dan merencanakan sejumlah program strategis untuk memperkuat infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Program-program ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan yang melibatkan berbagai sektor dan masyarakat luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Berita Terbaru
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
Rupiah Menembus Rp 18.000 Pagi Saat Dolar Tembus 18k Indonesia
PINDEX 2026: Pertamina Patra Niaga Pamer Teknologi Energi
IHSG Turun 4,15% Menembus Support 5.735, Investor Khawatir
