Sumedang Ganti Plastik, Rinjing Bambu Jadi Wadah Kurban

Ika P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Sumedang Ganti Plastik, Rinjing Bambu Jadi Wadah Kurban

Gambar atau konten salah?

Sumedang, sebuah kabupaten di Jawa Barat, menjadi saksi metode unik dalam distribusi daging kurban. Warga Dusun Cimuruy, Desa Mekarmulya, Kecamatan Situraja, memutuskan untuk tidak menggunakan kantong plastik, melainkan rinjing atau keranjang bambu.

Penggunaan rinjing ini merupakan kali pertama di Dusun Cimuruy. Langkah ini bertujuan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang dapat menambah volume sampah lingkungan. Selain itu, rinjing juga menjadi dukungan bagi pelaku UMKM dan perajin anyaman bambu di sekitar.

Rinjing yang dipakai berasal dari produksi warga Dusun Cimuruy dan sekitarnya. Menjelang Iduladha, permintaan rinjing meningkat, memberi tambahan penghasilan bagi para perajin lokal.

Ketua DKM Masjid At‑Taqwa Dusun Cimuruy, Ato Radianto, menjelaskan alasan pemilihan rinjing. “Kami sengaja menggunakan rinjing untuk pembagian daging kurban agar mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, rinjing ini dibuat oleh warga sekitar sehingga secara tidak langsung bisa membantu perekonomian masyarakat dan mendukung UMKM lokal,” ujarnya pada Rabu, 27 Mei 2026.

Ato menambahkan bahwa penggunaan kemasan tradisional juga menjadi upaya melestarikan budaya lokal yang identik dengan warga Sumedang, khususnya di Dusun Cimuruy. “Rinjing ini merupakan produk khas masyarakat kita. Kami ingin tradisi ini tetap terjaga dan terus digunakan dalam kegiatan‑kegiatan kemasyarakatan,” katanya.

Keputusan mengganti plastik dengan rinjing disambut baik oleh warga sekitar. Salah seorang penerima daging kurban bernama Herni, berusia 50 tahun, mengaku senang dengan penggunaan wadah anyaman bambu tersebut. “Bagus sekali karena lebih ramah lingkungan dan terlihat lebih tradisional. Selain menerima daging kurban, kami juga ikut mendukung hasil karya warga sendiri,” pungkasnya.

Melalui inovasi ini, Ketua DKM Masjid At‑Taqwa dan panitia kurban Dusun Cimuruy berharap kesadaran masyarakat terhadap pengurangan sampah plastik semakin meningkat. Penggunaan produk lokal buatan warga juga diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Inisiatif ini menandai langkah kecil namun berarti dalam upaya melestarikan lingkungan dan budaya sekaligus mendukung ekonomi lokal di Sumedang.

Sumedangrinjingdaging kurbanplastik sekali pakaiUMKManyaman bambubudaya lokalpengurangan sampah

Komentar

Memuat komentar...