Sumsel Hemat 18% BBM, WFH Tujukan Efisiensi Energi

Lina F. · 2 min baca · 23 hari lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Sumsel Hemat 18% BBM, WFH Tujukan Efisiensi Energi

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat penghematan konsumsi BBM kendaraan dinas mencapai 18 persen selama satu bulan pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH). Angka ini merupakan hasil evaluasi global terhadap efisiensi penggunaan anggaran operasional bahan bakar bagi ASN. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra menegaskan bahwa penerapan WFH empat hari dalam sebulan secara signifikan menekan pengeluaran energi daerah. Selain BBM, penghematan listrik di berbagai kantor dinas juga menjadi poin utama dalam evaluasi tersebut.

Pelaksanaan WFH selama empat hari dalam sebulan bisa menghemat sekitar 18 persen dari konsumsi BBM kendaraan dinas, ujar Edward, Senin, 11 Mei 2026.

Mengenai tagihan listrik, Edward menyebut hasilnya baru akan terlihat pada laporan bulan April. Saat kebijakan WFH berlangsung, aktivitas di gedung perkantoran diminimalisir sehingga konsumsi listrik bisa ditekan drastis. Saat WFH kantor sebagian besar tutup dan listrik tidak dinyalakan. Kita masih menghimpun data pastinya dari masing-masing OPD untuk melihat perbandingan dengan bulan Maret, jelasnya.

Meski bekerja dari rumah, Edward memastikan produktivitas ASN tidak menurun. Pengawasan tetap berjalan ketat melalui aplikasi absensi digital untuk menjamin seluruh tugas administratif tetap tertangani. Dengan sistem ini, setiap tugas administratif dapat dilacak dan dipastikan tidak tertinggal. Mekanisme koordinasi antar instansi juga diklaim tetap fleksibel dengan penggunaan rapat virtual maupun tatap muka jika mendesak. Seluruh kendali pekerjaan berada di bawah pengawasan langsung kepala OPD masing-masing.

Kegiatan tetap berjalan seperti biasa dan absensi lancar menggunakan aplikasi. Kebijakan ini terbukti mampu menjaga efisiensi tanpa mengganggu pelayanan publik, ujarnya.

Penghematan 18 persen BBM dan penurunan konsumsi listrik menunjukkan bahwa kebijakan WFH dapat mengurangi biaya operasional tanpa mengorbankan layanan publik. Penerapan WFH di Sumsel menjadi contoh sederhana tentang bagaimana fleksibilitas kerja dapat dimanfaatkan untuk efisiensi energi. Hasil evaluasi global ini mencakup data konsumsi BBM, tagihan listrik, dan produktivitas kerja. Dengan data tersebut, pemerintah Sumsel dapat menilai dampak kebijakan WFH secara komprehensif.

Sumatera SelatanKerja dari Rumahpenghematan BBMkonsumsi listrikproduktivitas ASNabsensi digitalefisiensi energi

Komentar

Memuat komentar...