Sumsel Hemat 18% BBM, WFH Tujukan Efisiensi Energi
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat penghematan konsumsi BBM kendaraan dinas mencapai 18 persen selama satu bulan pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH). Angka ini merupakan hasil evaluasi global terhadap efisiensi penggunaan anggaran operasional bahan bakar bagi ASN. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra menegaskan bahwa penerapan WFH empat hari dalam sebulan secara signifikan menekan pengeluaran energi daerah. Selain BBM, penghematan listrik di berbagai kantor dinas juga menjadi poin utama dalam evaluasi tersebut.
Pelaksanaan WFH selama empat hari dalam sebulan bisa menghemat sekitar 18 persen dari konsumsi BBM kendaraan dinas, ujar Edward, Senin, 11 Mei 2026.
Mengenai tagihan listrik, Edward menyebut hasilnya baru akan terlihat pada laporan bulan April. Saat kebijakan WFH berlangsung, aktivitas di gedung perkantoran diminimalisir sehingga konsumsi listrik bisa ditekan drastis. Saat WFH kantor sebagian besar tutup dan listrik tidak dinyalakan. Kita masih menghimpun data pastinya dari masing-masing OPD untuk melihat perbandingan dengan bulan Maret, jelasnya.
Meski bekerja dari rumah, Edward memastikan produktivitas ASN tidak menurun. Pengawasan tetap berjalan ketat melalui aplikasi absensi digital untuk menjamin seluruh tugas administratif tetap tertangani. Dengan sistem ini, setiap tugas administratif dapat dilacak dan dipastikan tidak tertinggal. Mekanisme koordinasi antar instansi juga diklaim tetap fleksibel dengan penggunaan rapat virtual maupun tatap muka jika mendesak. Seluruh kendali pekerjaan berada di bawah pengawasan langsung kepala OPD masing-masing.
Kegiatan tetap berjalan seperti biasa dan absensi lancar menggunakan aplikasi. Kebijakan ini terbukti mampu menjaga efisiensi tanpa mengganggu pelayanan publik, ujarnya.
Penghematan 18 persen BBM dan penurunan konsumsi listrik menunjukkan bahwa kebijakan WFH dapat mengurangi biaya operasional tanpa mengorbankan layanan publik. Penerapan WFH di Sumsel menjadi contoh sederhana tentang bagaimana fleksibilitas kerja dapat dimanfaatkan untuk efisiensi energi. Hasil evaluasi global ini mencakup data konsumsi BBM, tagihan listrik, dan produktivitas kerja. Dengan data tersebut, pemerintah Sumsel dapat menilai dampak kebijakan WFH secara komprehensif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Berita Terbaru
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
SIM Digital Korlantas: Praktis, Aman, dan Dinamis Baru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
