Sumsel: Kemiskinan 9,85% & IPM 74,76, Pertumbuhan 5,35%
Gambar atau konten salah?
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengumumkan hasil Laporan Kinerja Pemerintah (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna XXXIII DPRD Provinsi. Angka kemiskinan turun menjadi satu digit, yakni 9,85 % pada 01 September 2025, catatan terendah sejak provinsi ini didirikan.
“Tingkat kemiskinan Sumatera Selatan per 01 September 2025 menurun menjadi satu digit 9,85 %. Ini menjadi catatan sejarah tersendiri dan merupakan tingkat kemiskinan terendah sejak Provinsi Sumatera Selatan terbentuk,” ujarnya, Senin (30 Maret 2026).
Namun, ia menegaskan bahwa angka tersebut belum mencapai standar nasional. “Namun, kata dia, angka tersebut belum mencapai standar nasional yang sebesar 8,25 %.”
Ia menambahkan, “Akan tetapi jika dibandingkan nasional, tingkat kemiskinan Sumatera Selatan masih di atas nasional yang sebesar 8,25 %,” sambungnya.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel 2025 tercatat 74,76. Gubernur menyatakan, “Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 mencapai 74,76 dan merupakan tahun ketujuh status IPM kategori tinggi, namun capaian ini masih berada di bawah capaian nasional yang sebesar 75,90,” ujarnya.
Di sisi lain, dua indikator ekonomi Sumsel melampaui angka nasional. Ekonomi tumbuh 5,35 % dibandingkan 5,11 % di tingkat nasional. Pengangguran terbuka turun menjadi 3,69 % dibandingkan 4,74 % di tingkat nasional. “Dari tahun ke tahun tingkat pengangguran terbuka Sumsel selalu lebih baik dari nasional,” katanya.
Gubernur menegaskan tantangan pembangunan di tahun 2026. “Tantangan dan isu besar pembangunan tahun 2026 yaitu kemiskinan dan stunting masih harus kita turunkan. Layanan pendidikan dan kesehatan belum juga optimal. Pemerataan infrastruktur dasar dan konektivitas harus kita optimalisasi,” tuturnya.
Secara keseluruhan, Sumatera Selatan menunjukkan kemajuan di beberapa bidang ekonomi dan sosial, namun masih perlu memperbaiki indikator kemiskinan, IPM, dan layanan publik untuk mencapai standar nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Berita Terbaru
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
