Sunnah Nabi: Menunggu Makan Setelah Salat Idul Adha

Yuli S. · 1 min baca · 8 hari lalu · 22 dibaca
Bisik.id
Sunnah Nabi: Menunggu Makan Setelah Salat Idul Adha

Gambar atau konten salah?

Idul Adha adalah salah satu ibadah penting bagi umat Islam. Bukan sekadar persiapan mental, ada beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum berangkat ke masjid.

Yang sering diperdebatkan adalah kebiasaan makan sebelum salat. Idul Fitri biasanya disunnahkan untuk makan terlebih dahulu, sedangkan Idul Adha punya kebiasaan berbeda. Menurut riwayat NU Online, Nabi Muhammad SAW menunda makan sampai selesai salat Idul Adha. Ini bukan kewajiban, melainkan contoh sunnah.

Berikut kutipan hadis yang menjadi dasar:

عن بريدة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لا يخرج يوم الفطر حتى يطعم ويوم النحر لا يأكل حتي يرجع

Artinya: Diriwayatkan dari Sahabat Buraidah ra, bahwa Nabi saw tidak keluar pada hari raya Idul Fitri sampai beliau makan, dan pada hari raya Idul Adha sehingga beliau kembali ke rumah.

Dengan demikian, seseorang yang memutuskan untuk makan sebelum berangkat salat Idul Adha tidak berdosa. Salatnya tetap sah. Namun, bila tidak ada kebutuhan khusus, lebih baik mengikuti contoh Nabi dan menunda makan hingga setelah salat selesai.

Praktik ini menegaskan pentingnya kesabaran dan pengendalian diri dalam ibadah. Menunggu hingga salat selesai juga memberi kesempatan untuk lebih fokus pada doa dan pengabdian. Kegiatan ini menjadi bagian kecil namun bermakna dari tradisi Idul Adha, menekankan nilai disiplin spiritual.

Idul Adhasunnahmenunda makansalatNabi Muhammaddisiplin spiritualNU Online

Komentar

Memuat komentar...