Surabaya Buka Ulang Program Pemagangan ke Jepang 2026

Hari W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 110 dibaca
Bisik.id
Surabaya Buka Ulang Program Pemagangan ke Jepang 2026

Gambar atau konten salah?

Program pemagangan ke Jepang 2026 kembali dibuka di Surabaya melalui kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan. Program ini menjadi jalur resmi bagi tenaga kerja Indonesia untuk belajar dan bekerja di Jepang selama 3 hingga 5 tahun.

Bidang kerja yang tersedia cukup beragam. Mulai dari manufaktur, pertanian, konstruksi, hingga perawatan lansia atau caregiver. Setiap bidang menawarkan pelatihan praktis dan pengalaman kerja di lingkungan industri Jepang.

Pendaftaran dan seleksi dilakukan di tingkat daerah. Salah satu provinsi yang rutin membuka program ini adalah Jawa Timur, melalui Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Informasi lebih lanjut dapat diambil dari akun Instagram @disnakerkabmalang.

Program pemagangan memiliki tiga kategori persyaratan: khusus, administrasi, dan teknis. Semua calon peserta harus memenuhi ketiganya.

Persyaratan khusus mencakup usia, pendidikan, dan kondisi fisik. Usia minimal 19 tahun 6 bulan dan maksimal 26 tahun saat tes seleksi. Untuk lulusan SMK, usia minimal 18 tahun. Calon harus sehat jasmani dan rohani, tidak bertato atau bertindik, tidak buta warna, dan tidak memakai kacamata atau lensa kontak. Pria harus tinggi badan minimal 158 cm dan berat minimal 50 kg; wanita minimal 150 cm dan berat 45 kg.

Persyaratan administrasi menuntut serangkaian dokumen. Calon harus menyerahkan KTP, Kartu Keluarga, Kartu Kuning (AK1), Akta Kelahiran, sertifikat pelatihan kerja minimal 160 jam atau pengalaman kerja minimal 6 bulan bagi lulusan non-teknik, ijazah dari SD hingga D3/S1, rapor SMA/SMK, surat keterangan sehat dokter, surat izin orang tua/wali/istri, surat pernyataan belum pernah mengikuti program magang di Jepang (bermaterai), surat lamaran, pas foto 4x6 dan 3x4 masing-masing 5 lembar, surat rekomendasi RT/RW/kelurahan, foto keluarga berlatar belakang rumah ukuran 3R (2 lembar), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Persyaratan teknis meliputi tes dan wawancara. Calon harus minimal lulusan SLTA atau sederajat, lulus tes matematika dasar, tes kesamaptaan tubuh, tes ketahanan fisik, wawancara, dan medical check‑up. Tes bahasa Jepang juga menjadi bagian dari seleksi.

Jadwal pendaftaran dimulai 1 Maret 2026 dan berakhir 19 Juni 2026. Calon dapat mendaftar melalui Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Seleksi berlangsung 22-26 Juni 2026 di Aula Transito Surabaya.

Proses seleksi terdiri dari beberapa tahapan: pemeriksaan administrasi, tes matematika dasar, tes kesamaptaan tubuh, tes ketahanan fisik, wawancara, tes kesehatan, dan tes bahasa Jepang. Hanya peserta yang lolos semua tahapan yang akan menerima tawaran magang.

Selama magang, peserta menerima tunjangan finansial. Pada bulan pertama (training) sekitar ¥100.000. Pada tahun pertama hingga ketiga sekitar ¥105.000 per bulan. Jika diperpanjang hingga tahun ke‑5, tunjangan naik menjadi sekitar ¥110.000 per bulan.

Selain tunjangan, peserta memperoleh manfaat lain. Pengalaman kerja internasional, sertifikat pemagangan resmi, transfer keterampilan dari tenaga ahli Jepang, dan peluang karier lebih luas setelah kembali ke Indonesia.

Program ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas pengalaman kerja di luar negeri. Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat dapat mengakses pamflet resmi melalui bit.ly/leafletmagangjepang2026.

Kesempatan ini menonjol karena kombinasi pelatihan praktis, pengalaman internasional, dan tunjangan finansial yang stabil. Bagi yang memenuhi syarat, program ini dapat menjadi batu loncatan penting dalam karier profesional.

Program pemagangan Jepang 2026SurabayaDisnakertrans Jawa TimurTunjangan finansialPersyaratan administrasiTes bahasa JepangPengalaman kerja internasional

Komentar

Memuat komentar...