Surabaya Jadi Panggung Musik Tradisional Hungaria 2026

Rini S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Surabaya Jadi Panggung Musik Tradisional Hungaria 2026

Gambar atau konten salah?

29 Maret 2026 menandai hari di mana Balai Pemuda Surabaya menjadi panggung bagi musik tradisional Eropa Timur. Acara ini bagian dari rangkaian Hungarian Cultural & Culinary Festival 2026. Surabaya menjadi kota kedua pelaksanaan setelah Jakarta.

Penonton mulai mengisi ruang sejak pukul 13.45 WIB, tepat 15 menit sebelum pertunjukan dimulai. Konser Hungarian Folklore Music dibawakan oleh Flaska Banda dan berlangsung sekitar satu jam dengan kurang lebih 10 repertoar. Setiap lagu menampilkan warna berbeda, mulai dari tempo cepat hingga nuansa melankolis, namun semua tetap mengandung hentakan enerjik yang terasa bahkan pada bagian yang sendu.

Dalam sambutan, Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, Lilla Karsay menegaskan bahwa musik merupakan medium universal. Ia mengatakan, “Musik adalah bahasa universal. Hungaria memiliki banyak cerita di baliknya. Kami tidak mau menyimpannya sendiri, tetapi juga ingin dibagikan kepada masyarakat Indonesia,” lalu menambahkan, “Musik yang dibawakan rata-rata bertempo cepat, sedikit melankolis seperti orang Hungaria pada umumnya. Semoga energi yang dibawakan bisa memberikan vibes tentang Hungaria,”. Ia juga menyoroti upaya menghadirkan pengalaman budaya Hungaria secara lebih dekat.

Dinamika musikal memikat penonton. Beberapa kali tepuk tangan meriah bahkan berkembang menjadi standing applause, terutama saat para musisi membawakan lagu daerah Indonesia, Bungong Jeumpa. Setelah konser, antusiasme belum surut. Banyak pengunjung rela antri panjang untuk sesi foto bersama para personel Flaska Banda, yang dilakukan secara bergelombang. Momen tersebut menutup pertunjukan dengan hangat, menegaskan kedekatan lintas budaya antara Hungaria dan Indonesia.

Salah satu penonton, Putri, mengaku tertarik hadir karena rasa penasaran terhadap genre musik yang berbeda dari biasanya. Ia berkata, “Awalnya lihat dari Instagram, karena gratis jadi coba daftar. Aku K-popers, jadi pengen tahu gimana musik klasik dan folk itu,”.

Acara ini menampilkan perpaduan musik tradisional Hungaria dengan sentuhan lokal Indonesia, memperlihatkan bagaimana pertukaran budaya dapat memupuk rasa saling menghargai di kalangan publik.

Balai Pemuda SurabayaHungarian Cultural & Culinary FestivalMusik Tradisional Eropa TimurFlaska BandaDuta Besar HungariaLilla KarsayBudaya Pertukaran

Komentar

Memuat komentar...