Surabaya Malam: 7 Tempat Kuliner Terbaik & Tips Jalan-jalan

Endah K. · 5 min baca · 2 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Surabaya Malam: 7 Tempat Kuliner Terbaik & Tips Jalan-jalan

Gambar atau konten salah?

Surabaya, kota yang dikenal dengan semangatnya yang tak pernah padam, juga punya daya tarik tersendiri di malam hari. Bagi pecinta kuliner, malam di Surabaya tidak sekadar tentang lampu neon dan keramaian; ia adalah panggung bagi warung pecel yang menggoda, rujak cingur yang segar, hingga hidangan laut segar yang masih hangat. Bukan hanya karena makanan, namun juga suasana yang membuat matahari terbenam terasa lebih lama.

Berikut ini panduan lengkap, mulai dari tempat paling klasik hingga yang sedikit tersembunyi, yang dapat Anda kunjungi hingga larut malam. Setiap titik wisata kuliner dibarengi dengan waktu buka, suasana, dan sedikit tips agar perjalanan Anda tetap nyaman.

1. Warung Pecel Pak Joyo

Pada waktu sekitar jam 20.00, barulah pintunya terbuka. Warung ini sudah bisa disebut ikon pecel di Surabaya. Bahan-bahan sayur segar, sambal terasi, dan nasi putih hangat menunggu di atas meja kayu. Suasana sederhana, namun pelanggan tetap berbaris. Jika Anda ingin mencicipi pecel yang lebih pedas, tanyakan kepada pelayan untuk menambah cabai rawit. Poin penting: jangan lupa memesan es teh manis, yang membantu menyeimbangkan rasa pedas.

2. Rujak Cingur at Jl. Gubernur Martadinata

Rujak cingur, varian rujak dengan bahan utama cingur (dada ayam), menjadi favorit bagi yang suka kombinasi rasa manis, asam, dan pedas. Tempat ini buka sampai jam 02.30. Rujak disajikan di atas piring kayu, disiram dengan bumbu kacang kental. Pilihan dagingnya, selain cingur, ada bakso, lontong, dan bakwan. Suasana di sini cukup ramai, terutama pada akhir malam. Untuk pengalaman yang lebih tenang, datanglah pada jam 21.00-22.00, sebelum keramaian memuncak.

3. Martabak Sore – Martabak Pasar Trengginas

Martabak, baik manis maupun gurih, tetap menjadi pilihan utama bagi para pencinta camilan malam. Di Pasar Trengginas, Martabak Pasar Trengginas sudah buka sejak jam 18.00, dan biasanya masih ada pelanggan hingga 02.00. Martabak gurih di sini terkenal dengan isian daging sapi, telur, dan sayur. Manisnya, dengan campuran cokelat dan kacang, memberi rasa yang berbeda. Pelanggan seringkali menunggu di luar, menunggu porsi yang masih segar.

4. Sate Ayam Pak Rudi – Jl. Pahlawan

Jika Anda ingin menambah variasi, sate ayam Pak Rudi menawarkan sate dengan bumbu kacang khas Surabaya. Tempat ini buka sampai jam 01.00. Porsi yang disajikan cukup besar, dan biasanya disajikan dengan lontong atau ketupat. Suasana di sini lebih santai, dengan lampu-lampu kecil yang menambah kehangatan malam.

5. Seafood Night – Toko Ikan Gajah

Untuk pencinta laut, Toko Ikan Gajah di Jl. Pembangunan buka dari jam 19.00 hingga 02.00. Menjual ikan segar, cumi, kepiting, dan udang. Harga masih bersaing, dan kualitasnya terjaga. Anda bisa menunggu di tempat atau memesan untuk dibawa pulang. Rekomendasi: cobalah ikan bakar dengan sambal bawang merah, rasa pedas yang tidak terlalu kuat.

6. Nasi Goreng Bakar – Warung Bakar Surabaya

Warung ini memiliki konsep unik: nasi goreng yang dibakar di atas bara. Buka mulai jam 20.00, dan biasanya masih ada pelanggan hingga 02.30. Rasa asap yang khas menambah kelezatan. Pilihan tambahan seperti telur mata sapi atau ayam suwir membuat menu ini lebih lengkap. Pelanggan biasanya menikmati sambal terasi yang disajikan di samping.

7. Es Teler – Kedai Es Teler Pak Toto

Setelah menikmati makanan berat, segarkan lidah dengan es teler. Kedai ini buka sampai jam 03.00. Es teler di sini terdiri dari kelapa muda, kolang-kaling, dan cincau, disiram dengan sirup kelapa muda. Suasana di sini lebih tenang, cocok untuk bersantai setelah makan malam. Jangan lupa menambahkan sedikit gula aren, yang memberi rasa manis alami.

Berikut beberapa tips praktis sebelum memulai petualangan kuliner malam:

  • Transportasi: Paduan ojek online dan taksi online memudahkan pergerakan. Pastikan untuk menyalakan GPS dan memeriksa jarak antar tempat.
  • Keamanan: Selalu bawa dompet kecil, dan hindari menaruh barang berharga di tempat terbuka. Pilih tempat yang ramai, biasanya lebih aman.
  • Waktu Buka: Banyak tempat buka hingga larut, namun beberapa hanya sampai jam 01.00-02.00. Periksa jadwal buka sebelumnya untuk menghindari kekecewaan.
  • Budget: Harga di warung warung biasanya terjangkau, namun jika memilih seafood, harganya bisa lebih tinggi. Rencanakan anggaran sekitar Rp 50.000 – Rp 150.000 per orang, tergantung pilihan.
  • Etiquette: Di warung tradisional, harganya biasanya tetap, namun ada kebiasaan membayar lebih sedikit jika pelanggan sudah pelanggan lama. Hal ini tidak wajib, namun dapat menjadi bentuk penghargaan.

Selama berjalan, Anda akan merasakan nuansa Surabaya yang berbeda. Di malam hari, lampu-lampu jalanan berpendar, dan suara musik dari kedai kopi atau bar menyatu dengan tawa orang-orang. Suasana ini menambah kehangatan bagi siapa saja yang ingin menikmati makanan sambil berkeliling. Jika Anda ingin menambah pengalaman, cukup berjalan di sekitar Pasar Kembang atau Pasar Trengginas, tempat beragam warung kuliner menanti.

Berikut contoh rute yang dapat Anda coba, dimulai dari pusat kota menuju ke daerah perbelanjaan tradisional, lalu kembali ke pusat. Rute ini memastikan Anda tidak melewatkan tempat-tempat penting.

  1. Pusat Kota – Warung Pecel Pak Joyo (Jl. Pahlawan)
  2. Jl. Pahlawan – Rujak Cingur (Jl. Gubernur Martadinata)
  3. Rujak Cingur – Martabak Pasar Trengginas (Jl. Trengginas)
  4. Martabak – Sate Ayam Pak Rudi (Jl. Pahlawan)
  5. Sate Ayam – Toko Ikan Gajah (Jl. Pembangunan)
  6. Toko Ikan Gajah – Nasi Goreng Bakar (Jl. Pembangunan)
  7. Nasi Goreng Bakar – Es Teler Pak Toto (Jl. Pembangunan)
  8. Es Teler – kembali ke pusat kota (Jl. Pembangunan)

Setiap tempat menawarkan nuansa berbeda. Misalnya, Warung Pecel Pak Joyo memiliki suasana tradisional, sedangkan Toko Ikan Gajah lebih modern. Meski begitu, keduanya tetap mempertahankan cita rasa asli Surabaya. Jika Anda suka mencoba variasi, rujak cingur di Jl. Gubernur Martadinata memang memiliki rasa yang sedikit berbeda dibandingkan versi di pasar tradisional. Ini karena bahan-bahan yang lebih segar, dan bumbu kacangnya yang lebih kental.

Selain makanan, Anda juga dapat menikmati minuman khas Surabaya, seperti es jeruk atau cokelat panas. Di beberapa warung, Anda dapat menemukan varian unik, seperti es jeruk dengan tambahan kelapa muda. Ini memberi sentuhan segar yang pas setelah menunggu antrian di rujak cingur.

Seiring waktu, beberapa tempat mulai menyesuaikan menu mereka. Misalnya, Martabak Pasar Trengginas kini menambahkan varian martabak keju untuk menarik pelanggan yang lebih muda. Namun, varian klasik tetap menjadi favorit, menunjukkan bahwa tradisi kuliner masih kuat di Surabaya. Jadi, bila Anda ingin mencoba sesuatu yang baru, jangan ragu untuk bertanya kepada pelayan mengenai rekomendasi terbaru.

Untuk yang lebih suka menikmati suasana bersama teman, beberapa kedai kopi di kawasan perbelanjaan tradisional menyediakan area duduk yang nyaman. Di malam hari, lampu-lampu temaram menambah nuansa hangat. Anda dapat menikmati kopi atau teh sambil menunggu menu berikutnya. Jika Anda ingin menghemat waktu, cobalah memesan makanan di luar dan menunggu di area duduk, sehingga Anda tidak perlu menunggu lama di dalam warung.

Selama perjalanan kuliner malam, Anda mungkin akan menemukan tempat-tempat yang tidak terdaftar di peta. Hal ini biasanya terjadi karena warung warung kecil yang hanya buka di malam hari. Jika Anda menemukan tempat baru, cobalah berbicara dengan pelayan. Mereka seringkali memberi rekomendasi terbaik, karena mereka tahu apa yang paling disukai pelanggan.

Berbagai pilihan makanan ini menampilkan keanekaragaman kuliner Surabaya. Dari pecel yang sederhana hingga rujak cingur yang kompleks, semua bisa dinikmati tanpa harus menunggu pagi. Pada akhirnya, kuliner malam di Surabaya lebih dari sekadar makan; ia adalah cara untuk merasakan budaya kota melalui cita rasa. Bagi yang berkunjung, disarankan untuk membawa kamera, karena banyak tempat memiliki dekorasi unik yang menambah kenangan.

Dengan panduan ini, Anda siap menjelajahi Surabaya malam, menemukan tempat makan yang belum pernah Anda coba sebelumnya, dan menikmati setiap gigitan. Selamat menikmati petualangan kuliner, dan semoga malam Anda di Surabaya penuh rasa dan kenangan indah.

Surabaya malamkulinerpecelrujak cingurmartabakseafoodes teler

Komentar

Memuat komentar...