Surabaya Pantau Ikan Sapu‑Sapu: Masih Aman, DLH Siap Tindak
Gambar atau konten salah?
Di Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaporkan bahwa ikan sapu‑sapu masih berada dalam kondisi aman di perairan kota. Hingga 20 April 2024, belum teramati lonjakan populasi seperti yang terjadi di Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH, Muhammad Fikser, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perairan lewat laporan masyarakat, komunitas pecinta sungai, dan informasi media sosial. “Kalau sampai sekarang sih belum ada. Artinya kalau ada, biasanya kami tahu dari komunitas pecinta sungai atau laporan masyarakat,” ujarnya.
Fikser menjelaskan bahwa bila ada indikasi peningkatan populasi yang dapat mengganggu ekosistem, DLH akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan langkah penanganan. “Biasanya kalau ada kejadian seperti itu, kami mengundang komunitas, pakar, dan pihak terkait untuk membahas tindakan apa yang harus kita lakukan,” tambahnya.
Menurutnya, ikan sapu‑sapu sering ditemukan di sungai-sungai besar. Di Surabaya, ikan tersebut biasanya muncul di aliran Kali Brantas, Kali Surabaya, dan Kali Mas. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak. “Ikan sapu‑sapu biasanya ada di kali gede‑gede ya, tapi tidak begitu banyak,” jelas Fikser.
Karena itu, DLH belum menyiapkan langkah pengendalian khusus. Keberadaan ikan sapu‑sapu saat ini dianggap belum menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem perairan kota. Fikser menegaskan, sejauh ini Surabaya belum pernah melakukan pengendalian khusus karena populasi masih terjaga dan terkendali. “Di Surabaya tidak pernah ada. Populasinya masih terjaga, masih terkendali,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa belum ada hama atau spesies lain yang menjadi ancaman serius bagi ekosistem perairan di Surabaya. Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan ledakan populasi ikan sapu‑sapu di wilayah tertentu. Laporan tersebut dibutuhkan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
“Kalau ada populasi sapu‑sapu yang meledak dan mengganggu ekosistem lain, silakan informasikan ke kami di titik mana. Nanti akan kami tindak lanjuti bersama para pakar dan pegiat lingkungan untuk menentukan tindakan apa yang kemudian kita ambil,” pungkas Fikser.
Secara keseluruhan, Surabaya masih berada dalam kondisi aman terkait ikan sapu‑sapu. DLH terus memantau perairan dan siap bertindak bila diperlukan, sambil mengajak publik untuk melaporkan perubahan populasi yang mencurigakan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
