Surabaya Siap Musim Kemarau, Hujan Lokal Sore-Malam
Gambar atau konten salah?
Surabaya mulai memasuki awal musim kemarau pada pertengahan hingga akhir Mei 2026. Hujan masih diperkirakan sering turun, terutama sore hingga malam hari.
Menurut BMKG Juanda Restina Wardhani, sebagian wilayah Jawa Timur sudah memasuki fase awal musim kemarau. Namun, masih ada potensi hujan lokal di beberapa daerah, termasuk Surabaya.
“Tetap perlu diwaspadai potensi hujan dalam skala lokal. Untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan diprakirakan terdapat potensi hujan pada sore hingga malam hari,” jelas Restina saat dikonfirmasi pada Rabu (20 Mei 2026).
Ia menambahkan bahwa penyebab hujan lokal tersebut berasal dari pemanasan kuat di siang hari. “Sehingga menyebabkan terbentuk awan konvektif pada wilayah tertentu,” katanya.
Berbagai faktor lokal dapat memicu perubahan cuaca mendadak. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang dipengaruhi faktor-faktor lokal,” imbaunya.
Selain risiko hujan, suhu tinggi juga menjadi perhatian. Restina meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap panas yang dapat mengganggu aktivitas. Ia menyarankan mengurangi kegiatan di luar ruangan pada siang hari dan meningkatkan asupan air mineral agar tubuh tidak dehidrasi.
“Waspada terhadap dampak suhu dirasakan tinggi yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah, penting bagi warga Surabaya untuk tetap waspada. Menyesuaikan jadwal aktivitas dan menjaga hidrasi dapat membantu mengurangi dampak cuaca ekstrem.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Surabaya Pasang Pot Bunga di TPS Liar, Coba Hindari Sampah
Slamet Santoso Resmi Bergabung Sokol Pyrzyce, Klub Polandia
Delapan Kabupaten Jatim Siaga Darurat Kekeringan Surabaya
Persebaya Surabaya Resmi Berpisah dengan Mihailo Perovic
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Berita Terbaru
Purbaya: Outlook Negatif Danantara Sesuai Peringkat
TPA Sarimukti Hampir Penuh, Bandung Tunggulah Status Darurat
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
