Susu Sekolah Dijual di Minimarket, BGN Tidak Klarifikasi

Dani L. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Susu Sekolah Dijual di Minimarket, BGN Tidak Klarifikasi

Gambar atau konten salah?

Di media sosial muncul komentar tentang Susu Sekolah yang ternyata dijual di minimarket. Banyak pengguna menyoroti temuan ini karena kemasan produk menuliskan “tidak untuk diperjualbelikan.”

Produk tersebut dikemas dengan informasi “susu gratis program MBG” yang memang dibuat khusus untuk menu makan bergizi gratis. Susu Sekolah 125 ml tersebut terlihat dijual dengan harga 4 ribu rupiah per unit dan Rp 138 ribu untuk satu dus.

“Agak kaget, syok nemu ini, padahal tertera ada tulisan SUSU GRATIS PROGRAM MBG. TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN, tapi kok bisa diperjualbelikan di minimarket,” kata salah satu netizen dalam utasannya di Thread.

Netizen lain menanggapi dengan memposting foto temuan serupa. “Aku juga nemu,” tulis mereka, menegaskan bahwa susu tersebut juga ditemukan di minimarket lain dengan kisaran harga yang sama.

Prof. Dadan Hindayana, kepala Badan Gizi Nasional (BGN), mengaku baru menerima laporan terkait. Hingga saat ini belum ada pengecekan lebih lanjut dari pihak BGN. Namun, ia menegaskan bahwa BGN tidak pernah bekerja sama dengan produsen manapun, termasuk Susu Sekolah untuk program MBG. “BGN tidak ada komitmen dengan produsen manapun untuk menghasilkan susu khusus sekolah,” tegasnya saat dikonfirmasi Rabu 01 Juli 2026.

Berbagai spekulasi muncul di balik viralnya Susu Sekolah dijual di minimarket. Beberapa orang menduga SPPG atau pemilik dapur MBG juga menjadi pemilik toko tersebut, sehingga sisa stok yang semula dikhususkan untuk MBG ikut masuk pasar. Namun, BGN belum memberikan komentar lebih lanjut terkait hal ini.

Kasus ini menyoroti ketidaksesuaian antara informasi kemasan dan praktik distribusi. Meskipun BGN menegaskan tidak ada keterlibatan, publik masih menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai asal-usul produk dan alasan penjualannya di minimarket.

Susu Sekolahprogram MBGminimarketBGNkemasandistribusipenjualan

Komentar

Memuat komentar...