Taksi Otonom Wuhan Terhenti, Menimbulkan Kemacetan Kecelakaan

Rini S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Taksi Otonom Wuhan Terhenti, Menimbulkan Kemacetan Kecelakaan

Gambar atau konten salah?

Di kota Wuhan, China, lebih dari seratus taksi otonom tanpa pengemudi terhenti secara bersamaan, menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan. Kendaraan ini, yang merupakan bagian dari layanan robotaxi milik Baidu, berhenti mendadak di tengah arus lalu lintas padat, bahkan di jalan tol.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusuhan lalu lintas. Salah satu rekaman dashcam menunjukkan seorang pengendara melintasi setidaknya 16 unit Apollo Go yang berhenti di jalan selama sekitar 90 menit. Video lain menampilkan kendaraan-kendaraan tersebut berhenti di lajur cepat di jalan tol.

Insiden ini diduga memicu setidaknya tiga kecelakaan. Seorang pengguna platform RedNote melaporkan menabrak bagian belakang robotaxi Baidu setelah kendaraan di depannya tiba-tiba berpindah jalur untuk menghindari tabrakan.

Para penumpang juga mengalami kebingungan. Seorang pengguna layanan mengaku terjebak di dalam robotaxi Baidu bersama dua rekannya selama sekitar 90 menit. Upaya menghubungi layanan pelanggan tidak membuahkan hasil. Kendaraan yang mereka tumpangi berhenti beberapa kali sebelum akhirnya berhenti di sebuah persimpangan yang relatif sepi. Layar di dalam mobil sempat memberi instruksi agar mereka tetap berada di tempat karena petugas akan datang dalam waktu 5 menit.

Karena tak kunjung ada bantuan, penumpang menghabiskan waktu tambahan sekitar setengah jam untuk mencoba menghubungi layanan dukungan. Setelah tidak mendapatkan respons, mereka akhirnya memutuskan keluar dari kendaraan yang kebetulan tidak terkunci. Salah satu penumpang lain mengekspresikan kemarahan di RedNote tentang pengalaman serupa: “Lalu untuk apa sebenarnya tombol SOS itu?

Menurut Baidu, belum ada tanggapan resmi terhadap permintaan komentar. Pihak berwenang di Wuhan menyatakan bahwa insiden tersebut kemungkinan disebabkan kerusakan sistem yang masih diselidiki. Untungnya, meskipun terjadi serangkaian tabrakan, tidak ada korban luka dilaporkan.

Media Shanghai The Paper mencatat bahwa setidaknya 100 kendaraan Apollo Go terlibat. Mobil-mobil itu tidak terkunci, namun penumpang takut meninggalkan kendaraan mereka karena lalu lintas yang padat. Dikutip dari Futurism, gangguan ini tercatat sebagai salah satu insiden robotaxi terbesar hingga saat ini, memberikan peringatan keras tentang realitas di lapangan terhadap pengerahan kendaraan otonom yang agresif oleh perusahaan-perusahaan China.

Insiden ini menyoroti tantangan dalam penerapan teknologi kendaraan swakemudi di lingkungan perkotaan. Sistem yang gagal dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kemacetan, kecelakaan, hingga ketidaknyamanan bagi penumpang. Kejadian ini menegaskan perlunya pengawasan dan perbaikan terus-menerus pada sistem otonom agar dapat beroperasi secara aman dan andal di masa depan.

BaiduApollo Gotaksi otonomWuhankemacetankecelakaansistem swakemudipengawasan

Komentar

Memuat komentar...