Taman Pojok Ceria: Oase Tenang di Cibubur, Kunjungan Ringan
Gambar atau konten salah?
Taman Pojok Ceria adalah taman kota yang dibuka pada awal 2020. Suasana di dalamnya sangat tenang, hampir terpisah dari hiruk‑pikuk Jakarta. Lokasinya di Jl. Makam Barat, Radar Auri, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur membuatnya terasa terpencil, tidak seperti taman lain yang biasanya berada di depan jalan utama atau di tengah pemukiman padat.
Pada Senin 06 April 2026, pengamat melihat taman ini sepi. Aktivitas wisatawan sangat sedikit. Sansan (30), petugas keamanan dalam (pamdal), menjelaskan bahwa taman memang tidak banyak dikunjungi karena lokasinya jauh dari permukiman penduduk. Ia menambahkan, “Taman tersebut tidak banyak dikunjungi karena lokasinya jauh dari permukiman penduduk.”
Di antara sedikit pengunjung, mayoritas adalah anak‑anak. “Tapi banyak anak‑anak sih kalau di sini tuh. Anak‑anaknya banyak banget kalau di sini main bolanya,” kata Sansan. Taman ini memiliki luas 5.539 meter persegi. Di dalamnya terdapat playground atau area bermain anak, alat kebugaran luar ruang, gazebo untuk berteduh, lintasan lari (jogging track), musala, toilet, dan sebuah danau buatan yang cukup luas.
Namun, beberapa fasilitas mulai menurun. Tiang gawang sepak bola terlihat catnya mengelupas dan besinya berkarat di beberapa bagian. “Cat tiang gawang sepak bola di Taman Pojok Ceria di Cibubur, Jakarta Timur berkarat,” ungkap Sansan. Untuk perawatan, warga yang menemukan kerusakan dapat melaporkan melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Laporan masuk ke pusat (Pemprov DKI) dan segera ditangani.
Seperti fasilitas umum lainnya, taman menerapkan aturan ketat. “Merokok ya nggak boleh. Terus memancing,” ujar Sansan. Danau buatan di taman dihuni oleh ikan‑ikan liar seperti mujair, namun pengunjung dilarang keras memancing atau berenang di area tersebut. “Warga Jakarta seneng ada taman, ditambah warga Depok juga seneng,” tambah Sansan.
Walaupun kunjungan tetap sepi, Taman Pojok Ceria tetap berfungsi sebagai oase bagi warga di perbatasan kota. Ia menyediakan ruang bernapas, bermain, dan bersantai bagi yang berada di sekitar. Di tengah sepinya kunjungan, taman ini diam‑diam tetap menjalankan peran vitalnya, memberikan ruang bernapas dan bermain bagi warga di perbatasan kota.
Secara keseluruhan, taman ini menjadi contoh taman kota yang tenang namun lengkap. Dengan fasilitas lengkap dan aturan yang jelas, Taman Pojok Ceria tetap menjadi tempat yang disyukuri, meski kunjungan masih terbatas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Busan: Tujuh Tempat Wisata Wajib bagi Para Turis 2026
Potensi Surfing Talaud: Fasilitas Minim, Peselancar Bawa Sendiri
Desa Sukamulya Ciamis Jadi Spot Foto Favorit, Pengunjung
Jembatan Ngebrak Gamplong Jadi Spot Nongkrong Sore Jogja
One Stage 2026: Kompetisi K-Pop dan Street Dance Cibubur
Hari Lahir Pancasila 2026: Museum Tutup, Wisata Terbuka Senin
Berita Terbaru
Hotel Penitipan Starter Sourdough Jadi Trend di Swedia
Busan: Tujuh Tempat Wisata Wajib bagi Para Turis 2026
UTM Dapat Izin Buka Dua Program Kedokteran, Mulai 2026/2027
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
