Tanggal Hijriah 16 April 2026: 27 Syawal 1447 H di Indonesia

Teguh A. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 240 dibaca
Bisik.id
Tanggal Hijriah 16 April 2026: 27 Syawal 1447 H di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Setiap kali umat Islam ingin menyesuaikan jadwal ibadah, sering muncul pertanyaan: “Berapa tanggal Hijriah pada 16 April 2026?” Karena perhitungan kalender Hijriah dan Masehi berbeda, konversi menjadi penting.

Kalender Masehi didasarkan pada peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Setiap tahun memiliki 365,2222 hari, dibagi menjadi 12 bulan dengan panjang yang tetap: Januari 31 hari, Februari 28 atau 29 hari, dan seterusnya. Tahun kabisat terjadi setiap empat tahun, kecuali tahun yang habis dibagi 100 tetapi tidak 400.

Di sisi lain, kalender Hijriah mengikuti gerakan Bulan mengelilingi Bumi. Setiap bulan dimulai ketika hilal (bulan sabit) pertama terlihat. Siklus sinodis Bulan rata‑rata 29,53 hari, sehingga satu bulan bisa 29 atau 30 hari. Akibatnya, satu tahun Hijriah terdiri dari 354 atau 355 hari, lebih pendek dari tahun Masehi.

Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama, 16 April 2026 jatuh pada 27 Syawal 1447 H. Bulan April 2026 mencakup dua bulan Hijriah: Syawal dan Dzulqa'dah.

Berikut rincian tanggal Hijriah sepanjang bulan April 2026:

01 April 2026 – 12 Syawal 1447 H
02 April 2026 – 13 Syawal 1447 H
03 April 2026 – 14 Syawal 1447 H
04 April 2026 – 15 Syawal 1447 H
05 April 2026 – 16 Syawal 1447 H
06 April 2026 – 17 Syawal 1447 H
07 April 2026 – 18 Syawal 1447 H
08 April 2026 – 19 Syawal 1447 H
09 April 2026 – 20 Syawal 1447 H
10 April 2026 – 21 Syawal 1447 H
11 April 2026 – 22 Syawal 1447 H
12 April 2026 – 23 Syawal 1447 H
13 April 2026 – 24 Syawal 1447 H
14 April 2026 – 25 Syawal 1447 H
15 April 2026 – 26 Syawal 1447 H
16 April 2026 – 27 Syawal 1447 H
17 April 2026 – 28 Syawal 1447 H
18 April 2026 – 29 Syawal 1447 H
19 April 2026 – 30 Syawal 1447 H
20 April 2026 – 01 Dzulqa'dah 1447 H
21 April 2026 – 02 Dzulqa'dah 1447 H
22 April 2026 – 03 Dzulqa'dah 1447 H
23 April 2026 – 04 Dzulqa'dah 1447 H
24 April 2026 – 05 Dzulqa'dah 1447 H
25 April 2026 – 06 Dzulqa'dah 1447 H
26 April 2026 – 07 Dzulqa'dah 1447 H
27 April 2026 – 08 Dzulqa'dah 1447 H
28 April 2026 – 09 Dzulqa'dah 1447 H
29 April 2026 – 10 Dzulqa'dah 1447 H
30 April 2026 – 11 Dzulqa'dah 1447 H

Penjelasan lebih lanjut datang dari seorang ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh. Ia menegaskan bahwa kalender Masehi mengukur panjang tahun dengan siklus tropis Matahari, yakni 365,2222 hari. Sementara kalender Hijriah mengukur panjang tahun lewat 12 siklus sinodis Bulan, yang rata‑rata 29,53 hari. Karena perbedaan acuan ini, satu tahun Hijriah bisa 354 atau 355 hari, sedangkan satu tahun Masehi tetap 365 atau 366 hari.

Perbedaan ini tidak hanya mempengaruhi panjang tahun, tetapi juga tanggal penting. Misalnya, tanggal 27 Syawal 1447 H pada 16 April 2026 akan berubah setiap tahun ketika bulan Hijriah bergeser satu atau dua hari dibandingkan kalender Masehi.

Dengan memahami dasar perhitungan kedua kalender, umat Islam dapat lebih mudah menyesuaikan jadwal ibadah, seperti puasa, sholat, dan perayaan hari besar. Perbedaan antara kalender solar dan lunar memang nyata, namun keduanya tetap menjadi sistem penanggalan yang sah dan diakui di seluruh dunia.

Kalender MasehiKalender HijriahKonversi Tanggal27 Syawal 1447 HPerhitungan SinodisFalak NUPerbedaan Solar Lunar

Komentar

Memuat komentar...