Tebing Tambang Batu Kapur di Tuban Ambruk, Tidak Ada Korban

Dedi S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 50 dibaca
Bisik.id
Tebing Tambang Batu Kapur di Tuban Ambruk, Tidak Ada Korban

Gambar atau konten salah?

21 April 2026 – Sebuah video yang menunjukkan detik-detik ambruknya tebing di area tambang batu kapur di Tuban menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pucangan, Kecamatan Palang.

Video yang diposting oleh akun Instagram @info_tuban menampilkan tebing kapur setinggi puluhan meter yang runtuh secara tiba-tiba. Suara gemuruh keras terdengar saat material jatuh, menimbulkan kepulan debu putih tebal yang menutupi jarak pandang di sekitar lokasi. Video berdurasi singkat namun cukup menggambarkan besarnya volume material yang longsor.

Di dalam rekaman, seorang pria yang sedang merekam video terlihat panik. Ia berteriak "Allahu Akbar! Masya Allah! Allahu Akbar!" sambil berusaha menyelamatkan anaknya dari tempat runtuhnya tebing. Gerakan cepat dan ekspresi wajahnya menambah ketegangan dalam klip tersebut.

Setelah diposting, video tersebut langsung mendapatkan ratusan komentar dari netizen. Beberapa di antaranya mengekspresikan ketakutan sekaligus menyoroti kondisi alam di wilayah Tuban. Akun @achie.maharsi.tuban menulis "Moga gak ada korban", sementara @imtinanin20 bertanya "Ono korban gak Lur? (Ada korban tidak, saudara?)". Akun @imammahdi_ok mengeluh "Banyak gunung-gunung di Tuban yang dulu seingatku ada sekarang hilang", dan @tating_suwarni_17 menambahkan "La piy3 ancene wahaye kang.. kabeh d keruk i og. Yo alam ada kalanya kalah d sakiti ae (Ya bagaimana, memang sudah waktunya.. semua dikeruk. Ya alam ada kalanya kalah kalau disakiti terus)". Ada juga komentar unik tentang sandal sang bapak, seperti "Sandale sidone pye kang? (Sandalnya jadinya gimana bang?)" dari akun @pegang.hp.

Kapolsek Palang, Ipda Wakid, saat dikonfirmasi, meluruskan persepsi masyarakat yang terkejut. Ia menjelaskan bahwa pemilik lahan sengaja merobohkan struktur tambang tersebut sebagai langkah antisipasi karena kondisi tebing yang sudah rawan ambruk secara alami. Ia menegaskan, "Intinya itu sengaja dirobohkan oleh pemilik lahan untuk menghindari ambruk (sendiri) yang bisa membahayakan orang lewat. Jadi tidak ada korban dan tidak ada laporan karena memang disengaja."

Ipda Wakid juga menambahkan, "Video karena diambil dari jarak jauh dan kepulan debunya besar. Tapi itu proses teknis perobohan lahan demi keamanan." Ia menekankan bahwa lokasi tambang berada jauh dari pemukiman penduduk, sehingga dampak debu dan getaran tidak mengganggu aktivitas warga secara langsung.

Peristiwa ini menyoroti ketergantungan pada praktik penggalian di daerah yang rawan, sekaligus menegaskan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas tambang. Meskipun tidak menimbulkan korban, kejadian ini mengingatkan pada risiko alam yang dapat memicu kecelakaan jika tidak dikelola dengan baik.

tebing ambruktambang batu kapurvideo viraldebu putihnetizen komentarpemilik lahanrisiko alam

Komentar

Memuat komentar...