Ted Martindale Bikin Kue Wortel 2,7 Ton, Rekor Guinness
Gambar atau konten salah?
Di Kanada, seorang pemilik kedai kopi bernama Ted Martindale, yang berdomisili di Quesnel, berhasil membuat kue wortel raksasa yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia. Berat kue ini mencapai 2,7 ton.
Karakteristik kue ini tidak biasa. Ia bukan sekadar carrot cake, melainkan sebuah karya monumental yang kini sedang diverifikasi oleh Guinness World Records.
“Saya tahu kami memecahkan rekor dunia, dan saya cukup yakin bisa meyakinkan Guinness World Records soal itu,” ujarnya.
Rancangan kue ini lahir sebagai bagian dari perayaan ulang tahunnya yang ke-80 pada 25 Maret 2026. Acara tersebut digelar di pusat komunitas lansia di Quesnel dan menarik perhatian banyak warga.
“Dua minggu sebelumnya kami berpikir tidak akan ada yang datang. Tapi ternyata hampir seluruh penduduk kota hadir. Tempat parkir penuh, restoran ramai, seperti hari libur,” kata Martindale.
Proses pembuatan kue ini memakan waktu dan tenaga. Timnya menghabiskan sekitar satu bulan untuk menyiapkan 432 loyang kue yang kemudian disimpan di dalam freezer besar di sebuah toko bahan makanan.
“Kami menyusun ratusan kue ini seperti batu bata. Ini benar-benar seperti proyek pembangunan,” jelasnya.
Sepuluh dua orang terlibat dalam perakitan kue, yang memakan waktu sekitar 14 jam. Semua lapisan krim harus dibuat pada hari yang sama karena tidak bisa dibekukan.
“Saat semuanya selesai, hasil kuenya luar biasa. Saya tidak menyangka akan terlihat seindah itu,” ungkap Martindale.
Setelah selesai, kue ulang tahunnya dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir.
Martindale telah menjalankan Granville’s Coffee selama 34 tahun dan dikenal sebagai pemilik yang selalu mengusung ide-ide besar. Ia menyebut kedai kopinya sebagai tempat berkumpul warga sekitar.
“Semua orang datang ke sini, ini tempat berkumpul,” katanya. Meskipun usianya sudah tidak muda, ia masih aktif bekerja setiap hari dan belum berencana pensiun.
Keberhasilan kue raksasa ini menunjukkan bahwa dengan persiapan matang dan kerja keras, sebuah proyek besar dapat diwujudkan. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Martindale dan komunitasnya, sekaligus menambah prestasi yang dapat dipertahankan dalam catatan Guinness.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
