Teh Hijau Lebih Baik Daripada Kopi di Pagi Hari

Yanto K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Teh Hijau Lebih Baik Daripada Kopi di Pagi Hari

Gambar atau konten salah?

Kopi sudah menjadi minuman yang sering diandalkan di pagi hari. Banyak orang memilih kopi karena kafeinnya dapat mendorong energi dan meningkatkan fokus. Namun, para ahli gizi memiliki pandangan yang berbeda.

Menurut para ahli, teh hijau lebih tepat sebagai pilihan minuman pagi. Teh hijau mengandung kafein seperti kopi, tetapi juga mengandung L-theanine, asam amino yang telah dipelajari efeknya terhadap fokus dan memori kejra. Kombinasi kedua senyawa ini membuat teh hijau dikenal lebih efektif dalam meningkatkan kewaspadaan.

Berikut beberapa alasan mengapa teh hijau menjadi pilihan yang lebih baik untuk diminum di pagi hari:

  1. Memiliki kafein untuk meningkatkan kewaspadaan. Teh hijau biasanya mengandung sekitar 20 hingga 50 miligram kafein per cangkir, menurut Samantha Cassetty, MS, RD. Sementara kopi mengandung 90 hingga 150 miligram kafein per cangkir. Jumlah yang lebih rendah membuat teh hijau menarik bagi mereka yang ingin meningkatkan kewaspadaan tanpa efek terlalu intens.
  2. Memberikan ketenangan lebih dibandingkan kopi. Teh hijau mengandung kafein dan L-theanine, yang dapat mendukung peningkatan kognisi sekaligus mendorong kewaspadaan dengan cara lebih tenang daripada efek kafein saja. Namun, efek ketenangan ini tidak dirasakan oleh semua orang, tergantung pola makan dan kombinasi makanan lainnya.
  3. Mendukung kesehatan otak. Teh hijau mengandung katekin, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG), yang telah dipelajari potensi efek neuroprotektifnya. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau mungkin dikaitkan dengan hasil kognitif yang lebih baik dari waktu ke waktu, meskipun penelitian berkualitas tinggi lebih lanjut masih diperlukan.
  4. Cara sehat minum teh hijau. Untuk meningkatkan konsentrasi, perhatikan beberapa cara tepat minum teh hijau:
    • Minum teh hijau tanpa pemanis atau dengan sedikit pemanis. Ahli Cassetty merekomendasikan tambahan sedikit perasa alami, seperti lemon, mint, atau jahe.
    • Ahli Pratt merekomendasikan memadukan teh hijau dengan makanan sarapan kaya protein dan serat. Kombinasi ini dapat mendukung energi lebih stabil sepanjang hari.
    • Perhatikan asupan teh hijau bagi ibu hamil. Teh hijau tetap dihitung sebagai bagian dari total kafein harian. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil disarankan asupan kafein di bawah 200 miligram per hari.
    • Hindari minum teh hijau bersamaan dengan makanan kaya zat besi, karena polifenol dalam teh hijau dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme.
    • Batasi konsumsi teh hijau hingga 2-3 cangkir per hari atau sekitar 400-600 miligram polifebol. Konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan, sakit kepala, dan detak jantung berdebar.

Dengan demikian, bagi yang ingin memulai hari dengan tenaga ringan namun tetap fokus, teh hijau menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Teh hijau menawarkan kombinasi kafein dan L-theanine yang dapat meningkatkan kewaspadaan tanpa efek terlalu intens, sekaligus mendukung kesehatan otak dan memberikan ketenangan yang lebih. Dilansir eatingwell.com (11 April 2023).

teh hijaukafeinL-theaninekewaspadaankesehatan otakkonsumsi terbatas

Komentar

Memuat komentar...