Teja Paku Alam: Clean Sheet Tertinggi, Tak Nominasi kiper

Fandi R. · 2 min baca · 13 hari lalu · 50 dibaca
Bisik.id
Teja Paku Alam: Clean Sheet Tertinggi, Tak Nominasi kiper

Gambar atau konten salah?

Teja Paku Alam menempati posisi kiper dengan catatan clean sheet terbanyak di Super League musim 2025/2026. Meski demikian, ia tidak masuk nominasi Best Goalkeeper musim ini.

Dalam daftar nominasi yang diumumkan oleh I.League, hanya tiga nama yang terpilih untuk kategori Best Goalkeeper:

Statistik menunjukkan Teja lebih unggul dalam hal clean sheet. Ia mencatat 17 clean sheet dari 30 pertandingan. Dibandingkan dengan:

  • Nadeo Argawinata – 12 clean sheet
  • Cahya Supriadi – 9 clean sheet
  • Igor Rodrigues – 8 clean sheet

Keberhasilan Persib Bandung terlihat juga dari kebobolan 22 gol sepanjang musim, angka terbaik di liga. Sebagai perbandingan:

  • Persija Jakarta – 29 gol
  • Borneo FC Samarinda – 30 gol
  • Persita Tangerang – 34 gol

Alasan Teja tidak masuk nominasi terletak pada jumlah penyelamatan. Statistik saves menjadi indikator utama penilaian I.League untuk kategori kiper terbaik. Nadeo memimpin daftar penyelamatan dengan 130 saves dari 33 laga. Cahya Supriadi dan Igor Rodrigues masing-masing mencatat 103 saves. Sedangkan Teja hanya mencatat 65 saves dari 30 pertandingan, setengah dari jumlah Nadeo.

Data ini menunjukkan bahwa clean sheet tidak selalu menjadi tolok ukur utama performa kiper. Kiper tim dengan pertahanan kuat biasanya menghadapi lebih sedikit ancaman, sehingga jumlah penyelamatan lebih sedikit. Sebaliknya, kiper tim dengan lini belakang rapuh harus bekerja lebih keras, sehingga jumlah penyelamatan menjadi refleksi kontribusi langsung dalam menyelamatkan tim dari kebobolan.

Berikut daftar penyelamatan terbanyak di Super League musim 2025/2026:

  • Nadeo Argawinata – 130 saves (33 laga)
  • Mike Hauptmeijer – 103 saves (33 laga)
  • Cahya Supriadi – 103 saves (33 laga)
  • Igor Rodrigues – 103 saves (32 laga)
  • Sonny Stevens – 101 saves (33 laga)
  • Teja Paku Alam – 65 saves (30 laga)

Secara keseluruhan, performa Teja Paku Alam menonjol dalam hal kebobolan, namun kurangnya jumlah penyelamatan membuatnya tidak terpilih sebagai kiper terbaik. Ini menegaskan bahwa evaluasi kiper melibatkan lebih dari sekadar catatan kebobolan, melainkan juga kontribusi langsung di lapangan.

Teja Paku Alamclean sheetBest GoalkeepersavesPersib BandungI.League

Komentar

Memuat komentar...